Sep
2
Cerita ini saya temukan dari salah satu blog secara tidak sengaja. Ketika saya membacanya, yang disebut sebagai “kesadaran” datang, bahwa segala peristiwa bisa terjadi kepada siapa saja, karena Pencipta manusia amatlah adil. Terlepas dari agama apa pun Anda, semoga ada hikmah positif yang dapat diambil.
What you wish your neighbors to be to you, such be also to them - The Golden Rule
Source :
Aku termasuk kembang desa ketika masih muda, dan predikat ini membuat aku sombong dan tak jarang kecantikan yang aku miliki membuatku mudah melecehkan orang lain. Ketika orang lain sulit mencari kekasih, maka buatku hal itu bukanlah masalah karena aku tinggal memilih mana yang aku mau, dan dengan sekenanya meninggalkan mereka jika aku sudah bosan atau menemukan orang yang lebih baik. Jika seorang gadis di desaku menikah dengan lelaki yang tidak kaya serta buruk rupa, sudah pasti orang itu menjadi korban tertawaanku dan teman-teman dekatku sesama kembang desa. Kakak Nancy yang rumahnya ada di depan rumahku pun, tidak luput dari bahan olokan kami, diusianya yang ke-35 dia belum menikah, dan bagaimana mungkin bisa menikah, karena pacar saja tidak punya ! Aku dan teman-teman dengan sengaja membawa teman lelaki ke rumah dan berbicara di teras rumah, supaya kakak Nancy melihat bahwa dia kalah dengan anak remaja.Saat usiaku 18 tahun aku dijodohkan orang tuaku dengan anak orang terkaya didesaku. Tak ada alasanku menolak lamarannya, karena sekali aku menolak sudah banyak antrian yang menanti cintanya, tidak hanya kaya raya tapi juga sangat tampan. Read more »























