• September 2010
    S M T W T F S
    « Aug    
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    2627282930  

Pilihan Problem Solving Seperti Mengoperasikan DVD

by meirina_mignon:hellokitty.co.id

Masalah. Siapa sih yang nggak punya masalah? Pasti semua orang punya masalah. Kalo ada orang ngaku ngga punya masalah, itu mungkin maksudnya “BELUM” kena masalah (tapi PASTI someday kena :P), atau “ADA” masalah, tapi disembunyikan.  Well, nggak semua masalah memang bisa dicerita-ceritain. Bahkan ada juga masalah yang bahkan KELIHATAN ADA pun ngga boleh. Hmmm….

Tiap kali aku kena masalah, biasanya aku lari ke dunia maya (entah itu tiba-tiba mesra sama labtop atau dengan DVD player &TV). Intinya, my first intuition is…forget that problem by running away for a while.

Kalo kena masalah yang bikin marah-marah, aku paling suka nonton Happy Tree Friends. Soalnya kalo lagi marah, dopamin untuk melihat orang yang bikin marah menderita teraktivasi. Intinya,..pengen liat orang yang bikin marah itu menderita. Akakakakakaakakakakak (evil laugh). Tapi kan takut juga tuh kalo ketauan mutilasi orang dipenjara. Jadinya,…nonton happy tree friends deh. ^ 0 ^

Sekarang kalo orang yang bikin marah adalah orang yang justru dekat dengan kita, kayak keluarga atau teman dekat. Jeng…. biasanya, ini akan jadi momok yang bikin aku kurus dan mati lebih cepet. Masalahnya stress yang aku rasakan berlipat-lipat daripada aku marah sama orang yang nggak terlalu deket. Stress karena, aku kecewa, tapi juga sedih dan bertanya-tanya, “Kenapa justru kamu yang bikin aku kayak gini?”. Marah, sebel, pengen ngamuk, tapi ada juga perasaan sayang, jadi nggak bisa mengaktivasi dopamin untuk melihat dia menderita. Kalo dopamin yang mestinya teraktivasi ditekan paksa oleh perasaan “terikat”, seperti perasaan sayang atau menghormati, akhirnya…..jadi gila sendiri. Sistem tubuh error jadi cepet sakit dll. >.<



Kalo udah lagi mencapai terbakar angkara murka sama orang yang posisinya dianggep deket, pasti bawaannya inget-inget kebaikan mereka. Saking banyaknya kebaikan mereka, BEGONYA aku malah jadi gampang memaafkan sebesar apapun kesalahan mereka. Malah kadang, walaupun aku yang marah, jadi aku yang ngejar si pendosa itu duluan untuk menyelesaikan masalah supaya hubungan kita kembali baik lagi. Dan itu dikarenakan, ketakutan aku akan rusaknya hubungan aku dan orang yang aku deket jauh lebih besa daripada perasaan dendamku. -_____- Padahal oknumnya belum tentu takut hubungan aku dan dia rusak. Bahkan belum tentu dia sadar apalagi peduli kalo aku terluka. Berasa tolol. Kadang aku merasa ngga cocok dengan sifatku yang lemah, nggak tegas, dan penakut kayak gini.

Sekarang aku sedang dalam fase “lari” untuk “melupakan” masalah. Sekaligus mengembalikan mood untuk berpikir mencari solusi. Cara aku lari adalah dengan nonton DVD.Kalau aku sudah menulis blog ini, berarti aku sudah “lari” mencapai garis finish. Aku sudah harus kembali ke dunia nyata untuk menghadapi semua.

Well kalo aku pikir-pikir tipe masalah banyak, begitu juga tipe pemecah masalah yang ada.

Sama aja kayak DVD player. Banyak tombolnya.

Masalah itu kayak melihat adegan yang tidak disukai di film yang kita tonton. Misalnya aja pas aku nonton The Killers, aku paling males nonton adegan Ashton Kutcher mesra-mesraan. Satu alasan : JIJIK. Kayak pesut nyosor…-____- One word to describe : ANIMALIA.

Nah, anggap aja nonton adegan yang kita ngga suka pas lagi nonton DVD itu kayak lagi ketemu masalah. Then…what will U do??

Apakah kamu akan menekan tombol POWER, which means kamu mematikan seluruh film yang ada?? (aka Suicide??)

Well…..aku bilang jangan. Karena walaupun kamu sedang menonton adegan film yang kamu ga suka, ngga berarti juga semua adegan film yang ada itu jelek. Kalo aku menyentuh tombol POWER, aku pasti menyesal, karena aku nggak bisa melihat adegan yang aku suka Ashton Kutcher tembak-tembakkan sama tetangga-tetangganya di rumahnya sendiri. Itu kocak banget. Dan tau nggak? Adegan tembak2an yang seru itu jauh lebih lama durasinya daripada adegan nista yang aku benci itu. Sayang banget kalo aku ngga menonton semua film itu, bahkan melewatkan adegan yang aku suka (yang bahkan berdurasi jauh lebih lama), hanya karena adegan jijay selama beberapa menit.

Atau mungkin kamu PAUSE untuk kamu tinggal-tinggal dulu?

Well, PAUSE won`t help. Aku juga ngga suka tipe penyelesaian kayak gini. Kalo pun kamu pause, kamu hanya memenuhi request perasaan takut kamu untuk ngeliat adegan yang kamu ngga suka itu berlanjut jadi adegan yang lebih ngga kamu suka lagi. Tapi saat kamu Pause, di layar pun masih terpampang adegan nista itu.Arti harafiahnya, masalahnya tetap ada.

Contoh penyelesaian masalah metode pause ini adalah nangis-nangis, banting barang, diem aja bengong gag mikir, pokoknya segala sesuatu yang cuma berguna untuk memenuhi kebutuhan kamu untuk melampiaskan emosi semata. Cukup baik untuk membebaskan perasaan, tapi tetep USELESS dan buang-buang waktu untuk menyelesaikan masalah.

Atau mungkin kamu pilih Rewind??

Well, Darling. Ini juga tidak memecahkan masalah. Rewind itu cuma membuat kamu teringat akan memori-memori indah, tapi tidak akan membuat kamu maju. Kalo ketemu adegan yang ngga kamu suka, terus rewind-rewind terus ke opening lagi, eaaaaaaa….kapan majunya??

Atau mungkin kamu pilih Reset??

Mengulang segalanya dari awal??? WOW! Kalau semuanya bisa di-reset aku juga mau mereset hidup aku saat ini. Aku ingin menyiapkan diri dengan lebih baik di masa lalu supaya siap menghadapi masalah yang aku hadapi sekarang. Tapi…kalo pun kamu reset,… film yang muter kan itu-itu aja, jadi tetep aja ada masalah yang kamu temuin juga. Tapi  inget….kayak diDoraemon, perubahan di masa lalu menyebabkan perubahan di masa depan juga. Yang membuat kamu menjadi diri kamu yang sekarang adalah juga pengalaman-pengalaman idup kamu dengan orang-orang yang kamu temui. Kalau kamu seenaknya (kalo pun bisa) mereset hidup, kamu akan kehilangan diri kamu yang sekarang. Ya, kalo pas kamu reset kamu ngga dapet masalah yang ngga lebih berat, kalo ketemu masalah yang lebih nista??? sama aja kan? Terus reset lagi??? Kapan kelarnya?? Ini nggak mendidik juga dan nggak mungkin bisa diterapkan dalam setiap masalah. XP

Well, atau mungkin kamu akan melakukan Fast Forward??

Cepetin filmnya, lewatin adegan yang kamu sebel, dan voila, kamu sampai pada adegan yang kamu suka, lanjut nonton lagi. Ini jauh lebih asyik kan? Kamu tetep tau filmnya secara lengkap, kamu berhasil maju, dan kamu melewati masalah itu dengan cepat.

How to do fast forward?? Well, hurry up to stand up when you fall.

Haha. Jadi inget. Aku selalu dipuji guru TK-ku bukan karena aku jadi anak yang terpintar atau terkuat atau tercantik atau tersopan atau apa pun lah, tapi karena paling semangat dan cepat berdiri kalau lagi “jatuh”. Jatuh dalam banyak arti loh. Kalo pas olah raga jatuh, di masa anak cowok pun masih nangis pas jatuh, aku udah ngga nangis. (Hasil didikan orang tua, kalau jatuh ngga nangis, tapi cepet-cepet berdiri, dikasi permen Sugus XDDD). Kalo ada test menulis dan berhitung nilaiku nomor 2 terbelakang, aku datang ke guruku minta kelas tambahan dan minta latihan tambahan berlembar-lembar, sampai dia lembur ngga pulang, ngajarin aku. XDDD Kalo dia mau pulang, aku marahin. Pokoknya, aku nahan dia ngga boleh pulang sebelom aku bisa. XDD.Aku yang sekarang pasti malu banget ketemu aku di masa itu. Karena aku yang sekarang malah jadi lebih lemah dan goyah. But, I will try to be that “kid” again. XDDD

Pikiran fast forward adalah pemikiran CEPAT dan EFISIEN untuk memecahkan masalah. Bukan lari, menunggu, atau hanya pasrah. Untuk bisa berpikir begini, satu hal yang paling sulit dilewati adalah mengatasi emosi pribadi. Emosi kadang menutup pikiran. Apalagi kalo lagi menghadapi masalah berat. Pengendalian diri sangat dibutuhkan. Well satu-satunya jalan supaya bisa berpikir jernih adalah….berdoa. ^ 0 ^

Hmmmm….. sebenarnya terserah pada orang masing-masing mau jadi tipe pemecah masalah seperti apa. ^ 0 ^

Tapi coba liat deh. Film yang menarik itu justru yang masalahnya kompleks kan?? Kayak Inception misalnya?? Bikin penasaran, terus character development yang kebentuk dari tokoh utamanya bisa menginspirasi orang lain juga.

Well, karena itu….bersyukurlah kamu punya masalah dalam hidup kamu. Kalo dalam film, kamu adalah si tokoh utama cerita yang lagi mencapai klimaks. Kamu bisa aja berkembang dengan cepat menunjukkan character development yang menginspirasi penonton, bisa juga lari-lari terus dan bikin penonton bosen dengan kamu yang pengecut, atau bisa juga pasrah-pasrah aja sampe film kamu selesai dan membuat kamu jadi tokoh utama yang tidak berarti di mata penonton.

Kamu tokoh utamanya. Tuhan penulis ceritanya. Karena Dia adalah penulis yang baik, Dia sedang memberi kamu kesempatan memilih hidup kamu dalam cerita itu. Mundur? Diam? Atau Maju?

Terima kasih udah membaca.

Semoga bermanfaat.

GBU

Gabriella Meirina.^ 0  ^

Broken Heart??^0^ I`ll help U out. ^0^

by meirina_mignon:hellokitty.co.id

Okay. Latar belakang aku nulis ini adalah….dalam seminggu ini, aku dah jadi tong sampah umum untuk 3 orang cowok beda usia yang patah hati. ^0^


One word: Kocak. ^0^. Apalagi klo ngeliat keseharian mereka. Agak aneh juga ngeliat tipe2 org ga punya beban idup kayak gitu bisa desperado in inferno gitu. ^0^.

Oknum 1, sebut aja Bunny. Bunny naksir cewek yang namanya MARISKA. Terus Mariska ternyata jadi ama cowo lain. Katanya, sejak saat itu dia ga bisa minum minuman lain selain jus MARKISA. Wakakakakakakk.^0^ ada2 aja.

Oknum 2. Ngejar cewe berbulan2, terus ditolak secara alus. Somehow, dia mengidap sindrom kesepian, kehilangan tujuan idup. Jadi, dia menggunakan jasa via cewe lain, sebut aja X, yg uda lama jadi temen dia. Jd di tengah2 dia masih melalui fase patah hati, dia melakukan pdkt semu ama X dengan harapan bisa melupakan si cewe itu. Nyeh, pdhl sbenernya dia masih kesangkut ama tuh cewe…..-____-. Untungnya si X gag ada rasa apa2 ama oknum 2. Dia dah tau, klo dia cuma jadi “alat” bantu buat si oknum 2 spy bisa lupa lupa ama tuh cewe. Berabe dah klo X nyimpen rasa juga ama oknum2. >.<

Oknum 3, ….. nih orang agak aneh. Dia patah hati, curhat. Eh , tau2 dia nembak tuh cewe yg dia curhatin…..Weks!!! Kalo cewenya nerima, gue ga yakin tuh cewe masih punya otak. :P

Ini bukan cerita inspiratif. Aku juga nggak bisa membuat cerita mereka jadi menarik, krn aku ga pernah punya feel untuk masuk terlalu dalam ke masalah perasaan kayak gini. :P. Mungkin ngebosenin untuk beberapa orang, tapi aku suka meninjau masalah mereka dari sisi science. ^0^

Science of Love

(dari berbagai sumber :P)

Ada 3 tahap besar klo orang jatuh cinta.

1. Nafsu

2.Ketertarikan

3.Keterikatan

Sekarang bahas nafsu dulu nih. Klo nafsu itu, setauku berhubungan dengan naluri animalia yang masih ada dalam manusia. Manusia cenderung tertarik ama “pesona” jasmani lawan jenis (klo masalah sesama jenis itu out of topic). Klo cewe demen liatin otot, klo cowo demen liatin lekuk2. :P Kurang tahu juga si,….soalnya gue pribadi  lebih tertarik ngeliat kelinci daripada cowo….>.<. Ketertarikan awal ini seringkali ditambah dengan imajinasi2 dan khayalan aneh2, yang orang biasa definisikan sebagai erotisme. Science mengakui ini sebagai “naluri” yang dikontrol oleh hormon estrogen dan progesteron.

Next ketertarikan. Apa bedanya ama di atas?? Well. Nafsu itu kayak misalnya, kamu ngeliat ada baju bagus di toko, terus kamu melirik. Tapi abis itu ya udah berhenti, kamu jalan lagi. Kalo ini, kamu ngeliat baju bagus di toko, berhenti, masuk ke toko, liat-liat bajunya, dan mikir mau beli ga ya? ^0^.

Tahapan pertama klo kamu tertarik ama seseorang, biasanya jantung berdetak makin cepat, suhu badan naik,   keringetan, bibir jadi kering. Makanya kadang-kadang, klo ketemu berasa seneng, tapi malah ga bisa ngomong apa-apa. ternyata ini adalah pengaruh hormon adrenalin. ^0^

Tahapan kedua ketertarikan adalah,…di mana kamu jadi bersemangat untuk idup di dunia yg porak-poranda ini, jadi susah tidur (krn mikirin dia terus), dan energi meningkat. Pokoknya, dia jadi orang yg mengubah duniamu jadi lebih baik. Klo dah ampe tahap ini, berarti hormon dopamin udah mulai aktif.

Tahapan ketiga ketertarikan… Kamu jadi mikirin dia terus, kamu jadi seneng krn pikiran kamu itu, jadi suka senyum2 sendiri ga jelas, dan selalu hepi2 joy joy. Ini berarti…serotonin kamu udah aktif. Ayo perpanjang momen ini, soalnya inilah fase di mana telomermu bisa memanjang!!!^0^. Jd panjang umur deh. ^0^ Serotonin + telomerase kerja sama loh bikin awet muda. ^^

Tahapan terakhir dari jatuh cinta adalah keterikatan. Nama hormonnya yang mendominasi tuh oksitosin. Oksitosin tuh meningkat dalam tubuh manusia terutama ketika mereka melakukan reproduksi melalui….kontak sel. :P (dah kayak konjugasi aja… ada pilusnya -______-). Katanya, oksitosin nih spesifik sifatnya.Jadi si teorinya, oksitosin tuh kayak narkoba. sekalinya dikeluarin, bikin ketagihan secara spesifik. Kayak misalnya aku suka Yoghurt, tapi cuma suka merk Yummy, lainnya gag suka. Padahal sama2 yoghurt kan?? Jadi sebenernya manusia tuh punya naluri untuk monogami.

Ternyata oksitosin juga keluar secara besar2an pas Ibu ngelahirin anak. ^0^ Hal ini menyebabkan ibu2 tuh(yg normal)….pasti sayang banget ama anaknya. Sesetan apapun anaknya, pasti disayang, dibelain..:P

Hormon lain yang berperan adalah Vasopresin. Ternyata hormon ini tuh membantu memori seseorang untuk terus mengingat orang yang dia sayang. Ngga cuma sekedar “mengingat” tapi juga kadang menstimulasi seseorang untuk “memikirkan”. ^^ Hormon ini berperan besar dalam hubungan jangka panjang.

Okay. Itu masalah fase2 jatuh cinta. Sekarang patah hati.

Efek pertama patah hati adalah stress. Stress menurunkan aktivitas serotonin. Nah yang gawat nih. Saat patah hati, terjadi ketimpangan hormon. Di saat serotonin udah menurun, ternyata oksitosin dan vasopresin tuh biasanya masih bekerja optimal. Jadinya,….kamu sedih terus (udah kurang ni hormon bikin hepinya), tapi kamu masih punya perasaan terikat dan dekat (oksitosin) dan gawatnya….memori kamu masih jalan dengan baik.  (vasopresin).  Ini adalah fase di mana kamu sulit sekali melupakan orang yang kamu suka. Dan ini adalah fase di mana orang yang patah hati perlu curhat, supaya lebih relaks. ^^

Hmmmmm…..kalo kamu lagi patah hati, mungkin obatnya adalah makan/minum something yang menekan oksitosin dan vasopresin. Salah satunya wine.

Sebenernya, Vasopresin dan mungkin juga oksitosin tuh bisa ditekan dengan stress, namun ketahanan mereka terhadap tekanan cukup gede juga. Jadi perlu banyak “stress” untuk menekan aktivitas kedua hormon yang sempat terpacu dengan lebaynya ini.Vasopresin dan oksitosin tuh,…hormon yang penuh dedikasi. Jadi, dia tuh sanggup bekerja optimal dalam jangka waktu yang sangat amat lama sekali. Paling singkat masa kerja dia tuh 3 bulan dan bisa mencapai 3 tahun. Karena itu,….klo ada cowo yg pernah jatuh cinta kronis, patah hati, …..jgn mdh percaya klo mereka udah move on. Tubuh manusia gag didesain untuk cepat move on dalam menghadapi masalah kayak gini. ^^

Etanol bisa menekan aktivitas vasopresin & mungkin juga oksitosin. Tapi kelebihan etanol, merusak sistem organ lainnya. So,….mending minum wine. Ada alkoholnya, tapi kadarnya pas. Klo bir…..jeng-jeng, rusuh dah semuanya, ^0^

Semoga membantu kalian. ^0^

Peran Setan? Not 100% bad I guess…

by meirina_mignon:hellokitty.co.id

Sebelumnya, ini bukan cerita inspiratif, cuma sekedar sharing. :P

Latar belakang nulis ini adalah…..mimpi serem tadi sore yg bikin aku takut tidur lagi. Ceritanya….aku diselundupkan untuk jadi salah satu pasukan setan. Buset dah….

Well,…aku pake baju ala grimreaper. Jubah item ada hoodie-nya sambil bawa clurit segede gaban. Tuh hoodie cukup oke untuk nutupin mukaku supaya ga ketauan klo aku bukan setan. Jadi bisa masuk deh ke komplotan gangster gaib itu….:P

grim-reaper-evil-horror-2 Images

Okay. Then. Di situ gue bengong-bengong. Ga tau mesti ngapain. Yang gue tahu, para “rekan” sekostum sama gue berbaris kayak mau dengerin grim reaper lain yg lebih berwibawa untuk ceramah. Well, dia yg gue nilai berwibawa, sebenernya pake baju semerk ama kita, bedanya, dia naik kuda item yang punya sepasang sayap kelelawar, matanya merah (krn iritasi ringan??)

Dalam mimpi gue, dia ngomong bahasa Inggris dengan suara serak. tapi pada intinya, dia ngomong kira-kira begini,

“Saudara senasib, kita dan mereka (kayaknya kata “mereka” tertuju ke manusia) sama-sama tahu bahwa diri kita yang mereka dan Dia sebut sebagai Kejahatan ini, adalah juga ciptaan-Nya. Mengapa kita Ia ciptakan kalau kita ada untuk diusir? Untuk dibuang? Atau…bahkan dilenyapkan. Kita tidak boleh menyerah. Kita harus membalas dendam akan ketidakadilan ini. Biarlah kebencian akan manusia yang Dia cintai berkobar dalam hatimu. Kita buktikan di mata-Nya, mereka tidak pantas Ia cintai,”

Wogh…provokatif!!! Klo di dunia kita, mungkin dia mirip Soekarno….

Yg laen pada heboh menanggapi si Boss, “Yeah!!!Hail……(syapa gitu nyebut nama yang aneh),”. Gue…..diem.

Tiba-tiba……

“Hei kamu!” seorang grim reaper yang kayaknya udah senior, nyapa gue.

“Eh kenapa,Kak?”

“U anak baru kan?”

“Iya kali ya, Kak. Aku ngga tau juga….,” jawab gue dengan begonya. Kenapa dalam mimpi gue, gue ga pernah berlaku cerdas????>.<

“Ha ha ha. Jawaban bego lu mirip malaikat! Kenapa U jawab apa adanya? Kita selalu meninggikan diri di antara teman-teman kita, supaya kita diakui. Belom belajar sejak masuk sini ya?”. Kayaknya maksudnya sini itu neraka…SWT dah.

“Oh gitu ya,Kak? Iya deh Kak. Aku nanti belajar,” jawab gue lagi. Sopan menurut gue, tapi sangat tolol untuk dia.

“Ngapain U sopan ama gue? Gue udah jelas merendahkan elo, elo mestinya nyabit gue. Nih gue contohin ya,…” WHAT????????????????WUZZZZZZZZ

Dia mengayunkan sabitnya ke arah muka gue. Oh yeah banget! Tapi karena itu mimpi gue, di mana gue adalah tokoh utama yang sangat berharga, gue ga akan membiarkan diri gue mampas. Jadi….gue tangkis juga pake sabit gue. Trus krn dia terus mencoba melenyapkan gue di alam mimpi gue sendiri, dengan mudahnya gue membalikkan keadaan. Jadinya,…. dia gue sabit deh. Kepalanya nggelinding.

Teman-teman sekostum bengong krik krik siiiiiiiing melihat kepala itu nggelinding membentuk lintasan melingkar. Mungkinkah mereka pengen menghitung kecepatan sentripetal kepala itu? Weleh weleh….

Tahu-tahu Si Boss datang menyaksikan TKP. Dia ngeliat kepala itu. Terus dia natap gue. GAWAT!!! Baru opening games level 1, masak udah berhadapan sama final Boss???? Ga seru!!!

Terus dia memegang pundak gue dengan penuh rasa persaudaraan.

“Kamu anak baru dari Atas kan?”tanyanya. Berdasarkan ajaran dari Reaper 1 anonim yang ngajarin gue untuk boong biar terlihat keren, gue pun mulai praktek.

“Ga Boss! Saya berasal dari dunia bawah yang lebih gaul,”.

“Bego banget  lu! Bo`ong aja masih ga becus! Ketauan banget U ngibul! Gue kan yang punya tempat ini. Gue punya semua daftar imigran. Dan U baru dibuang kan dr Atas (kayaknya maksudnya Surga)?”

Gue mingkem. Jawab jujur bego, boong juga belom pro. Nyeh….jadi males jawab. Tahu-tahu Si Boss noyor-noyor kepala gue.

“Elo tuh bego beneran yah. Klo boong ketauan, tuh jangan diem. Jadi makin ketauan elo boong. Mestinya elo boong lagi yang lebih parah. Practice makes perfect!” kata Si Boss.  (gue baru tahu klo tuh kata mutiara berlaku juga untuk mengasah skill menipu). “Tapi,…skill U bantai rekan lo sendiri patut diancungi jempol. Pengkhianatan yang sempurna. Kebencian, amarah. That`s what I like from U”.  (Mmmmm…gue membela diri ya. Lebay nih si Boss….>.<)

Nggak lama setelah Si Boss memuji gue,….tahu-tahu segerombolan rekan sekostum mengangkat gue tinggi-tinggi. “Hail Fresman! Hail Freshman!”. Mereka terus melempar-lempar gue ke udara. Terus Si Boss mengambil gue pas lagi melayang dengan (kuda + kelelawar):2  yang butuh Visine itu. Gue dibawa naik ke atas kuda. Asyik juga….Terus,…teman-teman sekostum udah memuja kita kayak penyembah berhala. Serem abis.

Terus, karena gesekan udara begitu besar. Hoodie-ku tersingkap….Jeng jeng. PArty`s over!

Semua nyadar, klo gue bukan setan, bukan mantan malaikat yang dibuang, tapi …bener-bener manusia.

Si Boss kalap. Dia langsung menyuruh bawahannya membantai gue. Gue pun kabur….terbang dengan jubah berkibar (udah kayak Batman….). Tapi sialnya jubah keren gue ketangkep gigi si Kuda yang offside itu. Gue dijatuhkan ke tanah…..

“Jadikan dia setan seutuhnya! KALI INI jangan sampai kita gagal,”. Si Boss menggerakkan jarinya di atas punggung gue.

“Tanda tangani dia dengan setan yang abadi,”kata dia  baca mantera

OH MY GOD!!!!!!NO!!!!!!!!!!JESUS!!!>.< HELP!!!!SOS!!!!May Day May Day!!!!

Gue menutup mata rapat-rapat. TAKUT!TT_______TT. Tahu-tahu gue kesedot sesuatu. Dan…..gue bangun…..keringet dingin…..Gue lgsg ke kamar mandi, liat ke kaca,…apakah ada sesuatu yang terjadi dengan punggung gue??? Ternyata engga. Fiuh….Amin amin.

Setelah tenang,…..gue mengingat sesuatu. Dulu gue juga pernah mimpi mirip-mirip ini. Intinya gue ditandatangani untuk masuk neraka. Waktu itu sih,…gara-garanya gue abis nonton anime Jigoku Shoujo. >.<

Well……gara-gara mimpi tadi juga…..kayaknya gue dapet jawaban akan pertanyaan gue. Kalo emang Tuhan pengen manusia berbahagia bersama Dia, ngapain juga Dia menciptakan setan??? Well,….karena menurutku….., setan membantu kita membuktikan cinta kita ke Tuhan. Kalo kita bisa lolos dari test-test-nya berupa godaan dan cobaan duniawi,…. sebenernya kita udah menyatakan bahwa kita memilih Tuhan. ^0^Ha ha ha. Setan itu kayak motivator negatif. Malaikat itu kayak motivator positif. Malaikat memberi kita teladan dan harapan, jadi kita tertarik untuk jadi seperti dia. Setan secara tidak langsung menekan kita untuk terus mendekatkan diri kita ke Tuhan lewat godaan-godaannya. Godaan dia udah pasti terlihat menarik, tapi akhirnya menghancurkan. Satu-satunya yang bisa mengalahkan godaan itu adalah…iman kita pada Tuhan kan? So,…secara ga langsung…. setan juga melatih kita supaya iman kita makin kuat. ha ha ha.

Menolak godaan untuk menyatakan cinta pada Tuhan? Well,….I`ll try harder. ^^ GBme.^^

Love Between The Sky and The Dandelion(uhuk :P)

by meirina_mignon:hellokitty.co.id

Latar belakang aku dapet ide cerita ini karena….status-status di FB yang kebanyakkan jadi melow-melow marshmallow. He he he. Kalo mereka baca cerita ini, I hope this can help them somehow. ^^

Langit  hidup dalam kemegahan. Ia diletakkan di tempat tertinggi, sehingga semua makhluk maupun benda-benda mati dapat melihat betapa hebatnya dia. Langit tidak hanya terlihat keren, tapi juga ia dikagumi oleh semua benda dan makhluk karena ia melindungi dan menjamin keseimbangan kehidupan di tempat2 di bawahnya. ^^

Langit bekerja dibantu oleh benda-benda yang bercahaya, sehingga ia begitu terlihat bergemerlapan oleh makhluk dan benda2 di bumi. Bulan, bintang, dan matahari membantu dia melindungi bumi. Kemegahan langit begitu memukau, sehingga semua makhluk dan benda di bumi melihat ke arah dia dengan penuh kekaguman. Segala makhluk dan benda2 di bumi sangat bahagia dan terbantu dengan keberadaan langit. Namun, bagaimana mereka bisa membalas kebaikan hati langit? Bagaimana membuat langit bahagia?  

Tuhan, melihat kesungguhan langit dalam menjaga bumi. Ia pun ingin memberikan sesuatu kepada langit. Sesuatu yang ia inginkan, tapi mati-matian ia sembunyikan. ^^Hari itu Tuhan pun menciptakan bibit dandelion dan menaruhnya di bumi.

Langit melihat bibit dandelion yang terlihat lemah. Didorong oleh rasa belas kasihan, langit secara khusus memberi perhatian lebih terhadap bibit itu. Ia memberi seluruh bumi cahaya, tapi cahaya untuk dandelion ia buat lebih lembut dan hangat, tanpa sepengetahuan makhluk lainnya. Ia memberi hujan bagi seluruh bumi, namun secara diam-diam ia memberi air terbaik bagi dandelion. Tidak ada makhluk dan benda bumi yang mengetahui “kecurangan” langit ini. 

Pelan-pelan dandelion itu tumbuh. Ia tidak tampak secantik atau seistimewa bunga-bunga lainnya, namun langit tetap memberi perhatian khusus padanya.

“Langit, lihatlah dandelion itu. Ia sudah lebih kuat sekarang. Masih perlukah aku mengatur sinarku secara khusus baginya? Masih perlukah kau menyeleksi air yang akan kau berikan padanya?”tanya Matahari setengah mengeluh.

“Dari mana kau bisa memastikan dia kuat? Tetap berikan dia yang terbaik,”kata langit.

Matahari terdiam. Langit yang selalu memperhatikan segala makhluk dan benda di bumi dengan perhatian yang sama rata tanpa pandang bulu, mulai menganakemaskan dandelion. Matahari membiarkan langit berlaku begitu terus terhadap dandelion, karena matahari tahu, sejak langit memelihara dandelion, langit terlihat lebih bahagia. 

Dandelion menyadari perhatian langit terhadapnya. Ia begitu berterima kasih, mengagumi, dan tanpa ia sadari, ia menaruh hati pada langit. Tanpa ia sadari pula, ia selalu memandang ke arah langit. Dalam hatinya tersimpan harapan, semoga dia bisa tumbuh ke tempat langit berada. 

Ternyata, selain dandelion, bunga-bunga lainnya pun juga memiliki perasaan yang sama terhadap langit, walaupun langit memperlakukan mereka tidak seistimewa ia memperlakukan dandelion. Bunga-bunga lain yang lebih cantik juga selalu memandang langit. Dandelion pun memahami, begitu banyak makhluk selain dia yang mencintai langit. Begitu banyak makhluk yang menyimpan harapan ingin  mendapat cinta langit dan dibawa olehnya ke tempat ia berada.

Matahari mengetahui perasaan segala makhluk dan benda2 di bumi terhadap langit. Ia menyadari dandelion pun terus memandang ke arah langit, sementara langit pun terus memperhatikan dandelion secara khusus. Matahari berpikir, seharusnya segalanya jelas bagi langit dan dandelion,  bahwa mereka saling mencintai. 

Langit menyuruh matahari bersinar lebih lembut dan hangat bagi dandelion. Ia pun memilih air yang terbaik untuk ia berikan bagi dandelion. Matahari pun menyadari, langit sama sekali tidak merasa terbebani melakukan semua itu bagi dandelion. Di mata matahari, langit bahkan semakin bahagia bila ia berhasil melakukan banyak hal bagi dandelion. Dandelion, tanpa ia sadari selalu memandang ke arah langit, ke tempat yang terlalu tinggi baginya, namun ia terus berharap bisa mencapainya. Matahari menyadari, keduanya sudah menyatakan cintanya masing-masing tanpa kata-kata. Toh tidak ada kata-kata yang cukup bisa menggambarkan perasaan mereka satu sama lain.

Dandelion pun akhirnya tumbuh semakin matang, ia mekar. Ia tidak punya kelopak bunga berwarna-warni yang indah. Ia berwarna putih, lembut, dan ringan. Langit begitu bahagia melihat dandelion mekar.  Sementara itu, dandelion cemas. Ia sudah mekar sekarang, masih adakah alasan bagi langit untuk memperhatikan dia? Apakah saat ia mekar, adalah saat ia harus menyadari bahwa ia akan mati, tanpa pernah mencapai langit? 

Tuhan mendengar kegundahan dandelion. Ia pun menyuruh angin berhembus. Dandelion yang lembut dan ringan, begitu mudah dibawa angin. Angin pun membawanya bertemu dengan kekasih hatinya, sang langit. ^^

Langit begitu bahagia bisa bertemu dengan dandelion. ^^ Ia membiarkan dandelion mejadi bagian dari dirinya, hidupnya, segala yang ada padanya. 

Kamu hanya bisa melihat 1 matahari saat siang, 1 bulan saat malam, dan banyak bintang hanya pada saat malam. Tapi,… langit selalu dipenuhi awan. Siang, malam, hujan, maupun cerah. Ketika hujan, awan menutup langit. 

Awan sebenarnya adalah dandelion yang telah mencapai langit. Ia masih tetap putih, lembut, dan ringan, namun kini ia sudah memiliki langit. ^^ Ketika hujan, kamu bisa lihat awan berkumpul menutupi langit, sama seperti ketika pikiran langit terfokus untuk memberikan dandelion air yang terbaik.Sekarang, langit tidak memilih air itu sendiri. Bersama, awan (aka mantan dandelion :P ), ia memilihkan air terbaik bagi seluruh makhluk dan benda di bumi selamanya. ^^ THE END. ^^ (^^mei^^)

Coming up Next : Penjelasan Perumpamaan Langit, Dandelion, dan kawan-kawan. ^^We`ll be right back after the break. ^^

Wew Break Over. Now here we come. :P 

Syuuuuuuu….. pertama sebenernya cerita ini bisa diartikan berbeda-beda. ^^ Yang aku tulis di sini, adalah makna yg sbenernya aku pengen pembaca tangkap. Tapi karena keterbatasan kemampuan cara menyampaikan yang kurang,…aku harap semua bisa memaklumi amatir spt saia ini. >.<

Here we goes.

Langit. Langit itu sebenernya cowok. Di sini aku menggambarkan cowok itu memiliki harga diri yang terlalu tinggi untuk mengakui mereka butuh cinta. Setahuku mereka berlaku begitu, karena mereka ngga mau keliatan lemah, mewek-mewek, lembek, menye-menye. Mereka anti banget dikatain “banci”. Padahal sih menurutku, “banci” itu bukan kata yang tepat untuk mengejek. Soalnya, banci yang baik hati yang pernah aku temui itu jauh lebih banyak daripada mereka yang ngaku cowo sejati. :P Okay, back to the main case. Karena itulah, aku menggambarkan mereka seperti langit. Tinggi (aka harga diri tinggi), dipandang hebat (pengennya diliat begitu, padahal sih kenyataannya gag semua begitu, agag sombong…), dan seenak jidat(pengen ngatur2, memimpin, dan mendominasi). :P

Dandelion itu cewek yang bener-bener dijodohkan untuk si langit (aka cowo).  Kenapa aku menggambarkan cewek sebagai dandelion? Padahal kan dandelion nggak cantik, lemah menye-menye lagi bunganya. Well, maksudku bukan mau menggambarkan klo cewek itu lemah,menye-menye, ga bisa apa-apa, manja, dan useless yah. Gini. Soalnya menurutku kalo cowo bener-bener sayang ama seorang cewe,setahuku mereka tuh udah ngga liat lagi kecantikan wala wala lainnya. Yang diliat yah,…cewek itu apa adanya. Dandelion kan putih,lembut, bentuknya sederhana (gampang digambar :P). Jadi, dengan menggunakan dandelion, sebenernya aku mau menyampaikan kalo si langit uda kedominasi pikirannya sama si dandelion. Bukan krn si dandelion cantik, cerdas, rajin ngasih makan ayam, ato lainnya, tapi bener-bener karena dia dandelion ya dandelion. Si langit bahkan ngga tau alasannya kenapa dia suka sama dandelion. Kalo dia diwawancara, pasti dia jawab, “Ya, krn dandelion adalah dandelion,”. Di sini aku mau menggambarkan salah satu quotation yang aku suka. Saat kamu benar-benar jatuh cinta dengan jodoh kamu, kamu bahkan tidak tahu alasannya.

Penjelasan tentang quote itu. ^^. Gini, pada dasarnya aku percaya Tuhan itu sudah nyiapin jodoh masing2 orang. Ada yg bilang, klo mereka terkoneksikan sama benang merah… Setahuku sih, bukan benang merah. Tapi panjang gelombang. Orang yang berjodoh itu punya panjang gelombang yang kurang lebih sama. Panjang gelombang yang sama bikin mereka bisa berkomunikasi lebih dalam, ngga cuma pake panca indera, tapi pake hati mereka juga. Setahuku begitu…. Nah, ketika kamu ketemu dengan orang dengan panjang gelombang sama, orang yang peka kadang bisa ngerasa klo kemampuan telepati mereka meningkat :P. Kalo ada dia deket kamu, kamu tahu, dan tanpa sadar ngeliat ke arah dia. Begitu juga dia, dia tahu kamu ada di deket situ,dan tanpa sadar kalian sekarang jadi liat-liatan. ^^ Gituuu. Karena itu juga muncul frasa “cinta pada pandangan pertama”. Well, itu ada benernya sih. Karena sebenernya kalo masalah cinta, yg berhub dengan masalah jodoh, yg berhub sama masalah takdir dan ke-absolutan Tuhan, bukan pikiran kalian yang menentukan. It`s your heart, where God can control you as he wishes, and you can`t resist.  Makanya, kadang kalo ditanya, “kenapa u suka ama dia padahal dia tu useless?”. Pikiran kamu nggak akan bisa jawab pertanyaan itu. Nggak ada jawaban logis atas pertanyaan itu. Satu-satunya jawaban yang mungkin, “Because my heart decide her,”. Tapi ya,….pikiran tetep diperlukan untuk uji lanjut apakah itu bener-bener perasaan dari hati kalian, ato hawa nafsu dari khayalan kalian. :P

Well satu hal lain yang bisa jadi clue kalo kalian jatuh cinta pada orang yang benar,… you don`t need a word to express it, coz there is no such word can describe how deep is your feeling, but your partner still understand. ^^ Kenapa bisa begitu? Balik ke teori panjang gelombang itu. Yah, karena skrg kalian bisa telepati, jadi buat apa lagi pake kata2? ^^

Next. Di sini aku menggambarkan langit  naksir dandelion setelah dia udah melaksanakan tugas melindungi bumi dengan baik kan? Maksudku, cowok itu mesti punya bekal dan modal untuk berani mendeklarasikan seorang cewek itu milik dia. (Bukan duit loh ya!!! >.<). Bekal itu, antara lain kekuatan untuk melindungi, kedewasaan untuk memimpin, dan jaminan pertanggungan jawab atas masa depan si cewek. :P Jadi menurutku, sebelum berani melakukan pendekatan ke seorang cewek, walaupun mungkin dia emang udah dijodhkan sama kamu oleh Tuhan, kamu tetep harus mempersiapkan dan mengembangkan diri supaya LAYAK untuk menjaga jodoh kamu itu. ^^ Gitu…

Next. Di sini aku menggambarkan si dandelion lemah tak berguna itu baru dipertemukan dengan langit, setelah dia mekar kan? Maksudnya…. sama kayak si cowok, cewek pun, sebelum dia bisa “dimiliki” seseorang, dia pun harus mengembangkan diri sedemikian rupa supaya bisa mendampingi si cowo. Jangan cuma jadi makhluk tak berdaya, ngga punya otak, yang cuma numpang makan dan tidur, sambil mengahbiskan gaji suami, tapi,….seorang cewe juga harus bisa mendukung cowonya sebagai partner dalam membangun dunia, sesuai keinginan Tuhan.

Kabar baik untuk para cowok,menurut berbagai sumber, kalo cewek jatuh cinta, sama seperti si dandelion,katanya….. kamu pasti jadi alasan kenapa dia bisa mekar begitu indah. :P Ini juga bisa menjelaskan kenapa klo cewe naksir orang, dia jadi cantik dan mungkin lebih rajin merawat diri, well…apalagi kalo bukan untuk menguasai pandangan dan perhatian si cowo….Ha ha ha. Yang ini aku ngga tau sama sekali….Tapi iya kali ya? :P

Well, aku juga menceritakan banyak bunga-bunga lain yang naksir si langit kan? Well, hati nurani itu dari Tuhan, tapi ego dan hawa nafsu itu bersumber dari manusia sendiri. Tuhan akan memberitahu jodoh kamu lewat hati kamu, tapi kadang orang salah menerjemahkan ego dan hawa nafsu sebagai tanda dari Tuhan. >.<. Weks! Sama kayak bunga-bunga yang cantik itu. Sebenernya jodoh mereka bukan langit, tapi ego dan hawa nafsu mereka membuat mereka mengharapkan cinta langit, karena banyak alasan yang mungkin nggak bener. Misalnya, kalo jadi kekasih langit, bisa terkenal, ato ikut berkuasa, ato bikin mereka keliatan hebat juga?  Yah gitulah. Makanya, di situ mereka aku gambarkan berwarna-warni, cantik, tapi….nggak putih polos dan tulus seperti dandelion…^^

Sebenernya Tuhan uda aware sama masalah kayak gini. (Aka salah menerjemahkan kode2 jodoh mrk siapa). Jadi,…Tuhan pasti ikut campur tangan dalam mempersatukan ciptaan-Nya itu. Dalam cerita itu, Tuhan menggunakan angin untuk mendekatkan dandelion dengan langit kan? Well, ini tanda yang lebih jelas bagi kamu kalo seseorang emang jodoh kamu. Selalu ada aja kesempatan, kebetulan yang nggak kamu duga-duga, tapi bisa mendekatkan kalian. ^^Caranya gimana…terserah Dia. Dari semua bunga yang naksir langit, Tuhan cuma menyuruh angin membawa dandelion saja ke langit. Ini juga jawaban bagi bunga-bunga lain yang menaruh hati sama langit, “You`re all not the one for him. Just her(refer to dandelion),”. Jadi, seberapa banyak pun si langit ditaksir makhluk2 bumi, di hatinya cuma ada 1 tempat. Siapa yg berhak atas tempat di hatinya, juga sebenernya bukan dia yang berhak menentukan, tapi Tuhan seorang. Kalo pun langit naksir makhluk/benda lain, Tuhan pasti nggak akan tinggal diem. Dia pasti menghujani langit dengan kesialan, supaya langit sadar kalo mereka bukan jodoh dia sebenernya. ^^ Pesan untuk cowok2 : Sometimes the woman in your eyes is not the woman in your heart. Jadi mesti selektif dan sadar perasaan diri sendiri. ^^Ckakakakkaka.

Bunga dandelion itu kan putih, ringan, dan lembut. Karena dia begitu, makanya angin mudah membawa dia ke langit. Itu juga sebenernya maksudku, urusan jodoh tuh dipasrahkan aja ke Tuhan. Kalian boleh mencintai seseorang dengan tulus (as white as dandelion), tapi jangan jadikan itu beban pikiran, tapi serahkan segalanya ke Tuhan (so, be light as dandelion seed). Kalo kalian begitu maka, kalian mempermudah Tuhan mempertemukan kalian dengan jodoh masing2 (as easy as the wind blow the dandelion to the sky).

Setelah kalian dipertemukan, nggak seperti di fairy tale, kalian happily ever after, hedon sepanjang masa. NO!!! Kalian justru harus tetap bersinergi untuk mempersembahkan sesuatu yang lebih bagi Tuhan. Misalnya aku gambarkan dandelion yang udah jadi awan, bekerja sama dengan langit untuk ngaish ujan kan? ^^

Dalam menemukan jodoh itu, emang kayaknya butuh kesabaran. Langit pun mesti sabar merawat dandelion, sebelum dia bisa diterbangkan angin ke tempatnya. Dandelion pun harus menghadapi tekanan dari lingkungannya sebelum dia bisa mencapai langit (refers to those pretty flowers). ^^ Tapi satu yang pasti Tuhan akan membuat segalanya indah pada waktunya. ^^

Kalo aku jadi pemeran di cerita itu,….aku pengen jadi angin yang mempertemukan dandelion sama langit. ^^Beda sama dandelion dan langit yang saling mengharapkan kebahagiaan satu sama lain,….angin nggak punya perasaan itu. Tapi angin hanya mendengarkan Tuhan. Dia menuruti semua perintah Tuhan, untuk membahagiakan Tuhan. Caranya? Dia mau jadi alat bagi Tuhan untuk memberi kebahagiaan ke orang lain. ^^ Semoga…suatu saat nanti aku bisa jadi angin bagi semua orang…..^^.

Si Kunci dan Pintu ^^

by meirina_mignon:hellokitty.co.id

Hari ini, aku harus menyampaikan kabar yang nggak bagus ke temenku. Bingung banget cara menyampaikannya gimana, supaya dia nggak terperosok terlalu dalam ke lubang hitam kesedihan yang tidak berujung…… Lebih mudah kalo aku diem aja. Menunggu dia tau dari orang lain.

Tapi,….kalo aku ada di posisi yang sama kayak dia,….pasti aku berharap seseorang salah satunya temenku ngasih tau aku secepat mungkin. Semenyakitkan, seserem, separah apapun kebenaran itu,….aku perlu tau. Toh, kalo seseorang menyampaikan kebenaran demi kebaikan, untuk apa mengulur2 waktu? Untuk menjaga perasaanku? Tapi apa dengan menjaga perasaanku, aku terselamatkan dari kenyataan? Kan nggak juga…… Akhirnya, aku mutusin untuk ngomong.

Sebenernya untuk masalah2 kayak gini, aku jarang menemukan kesulitan melakukan pendekatan ke org yg mau aku ajak bicara. Tapi kali ini….,berhubung aku tahu tabiatnya yang sensitif,mudah tersinggung, dan keras kepala,….aku jadi merasa ini tantangan berat.

Setiap pintu itu memiliki lubang kunci masing-masing. Kalo kamu mau buka pintu itu, kamu perlu menggunakan kunci yang tepat. Kalau pintu itu udah terbuka, kamu bisa ketemu orang di balik pintu itu. Kalau kunci kamu salah, pintu itu nggak mau terbuka.Kalau kunci kamu salah dan kamu maksa, pintunya yang rusak. Akibatnya,…orang di balik pintu itu, nggak mau ketemu kamu lagi. Parahnya lagi, ada juga orang yang lupa kalo pintu itu punya lubang kunci, jadi tanpa ba bi bu, mereka langsung mendobrak pintu itu. Kalo berhasil masuk sih…syukur. Tapi pasti orang di balik pintu itu nggak suka kan. Bisa juga karena pintu itu terkunci, dan mendobraknya terlalu lemah, pintu itu jadi nggak terbuka sama sekali, yang ada si pendobrak itu yang kesakitan.

Untuk mengatasi masalah itu, aku belajar untuk membuat banyak kunci. Jadi, kalo ada pintu seseorang yang perlu aku buka, aku udah punya kuncinya. Bertemu dengan orang itu di balik pintu pun jadi mudah.

 

Sebenernya semua orang itu baik. Tapi nggak semua orang bisa mengekspresikan kebaikan mereka itu dengan benar. Salah satu penyebabnya adalah karena,…cara mereka mengomunikasikan kebaikan mereka itu yang kacau.

Pintu itu adalah keinginan mendengar seseorang akan informasi yang mau kita sampaikan. Salah satu kesalahan besar orang dalam komunikasi adalah, mereka terlalu berorientasi pada pemikiran “Informasi ini harus sampai”, tapi mereka lupa untuk membuat lawan bicaranya mau mendengar dia. Jadi,….ibaratnya mereka langsung mendobrak pintu itu. Hal ini biasa dilakukan orang-orang yang ceplas-ceplos. Mereka nggak memperhitungkan mood seseorang,apa yang sedang dilakukan orang itu, tau-tahu “Plos” ngomong aja. Misalnya yah, (ini kisah nyata), Honey lagi sedih banget karena kaki sepupunya terpaksa diamputasi. Tahu-tahu Darling datang. Ngeliat Honey yang keliatan sedih, Darling langsung merancang cepat cerita lucu yang mungkin bisa membuat Honey tersenyum. Dia pun bercerita, “Hon, tau nggak cowok yang jadi pacar maya-nya Si Cinta , yang ngaku model majalah itu tuh ternyata tukang bangunan yang pincang,”. Mendengar kata “pincang” yang dijadikan Darling sebagai bahan tertawaan, Honey pun bad mood. Dia melotot ke arah Darling dan pergi meninggalkan Darling tanpa babi bu. (Perbuatan si Darling ini seperti mendobrak paksa pintu. Dia masuk, dalam arti info cerita lucu dia didenger sih sama Honey. Tapi Honey nggak suka kan?). Terus, besoknya Si Honey didatengin lagi ama Darling. Darling lom sempet ngomong apa2, tapi dah ditinggal pergi ama Honey yang udah super duper bad mood ngeliat muka Darling. Akhirnya Darling sebel sama Honey karena dia dicuekkin tanpa tau alasannya. Ini ibaratnya, Darling mau mendobrak pintu lagi, tapi pintunya udah dilapis beton sama Honey, jadi Darling ga bisa mendobrak. Yang ada, Darling-nya yang sakit (aka sakit hati krn dicuekkin). ^^

Ada juga orang yang udah nyadar, kalo mau ngajak ngomong orang itu mesti bikin mood supaya tuh orang mau mendengarkan. Tapi…cara yang dia pake salah. Ini ibarat dia mau buka pintu pake kunci yang ngaco.

Misalnya A, B dan kawan-kawan sepakat mengadakan rapat forum untuk ngebahasa rancangan proyek tahunan mereka. (Pengadaan rapat forum ini itu bentuk usaha supaya orang2 mau mendengar info2 yang akan disampaikan. For first step : Nice Try, ini kayak mereka udah sadar klo tiap pintu perlu dibuka pake kunci. Tapi, tepatkah kunci mereka? Itu masih perlu uji lanjut. ). Ternyata proyek si B itu, nggak masuk akal, karena waktu persiapannya kurang.

A : B, proyek kamu tuh bagus (pujian itu juga bisa membuat org mau mendengar loh.^^), tapi apa kamu yakin dalam waktu 2 minggu, bisa melakukan hal itu?

B:Yakin. Kenapa engga?

C: Kita ambil sample aja, misalnya acara si X yang mirip2 kamu. Acara itu sederhana, tapi itu aja makan waktu 5 bulan.(Si C sebenernyaberusaha menyadarkan B kalo rencananya susah dilakukan dengan cara halus)

B: Ya udah. Emang mungkin susah,tapi klo menurutku sih if there is a will there is a way. Aku optimis mau tetep ngejalanin ini. (Kalo begini, sebenernya aku uda ngeliat kalo B itu sebenernya nyadar, kalo program dia itu punya kelemahan besar di waktu persiapan. Tapi karena ini rapat forum, di mana diliat semua orang, Si B mungkin mempertahankan harga dirinya, jadi dia nggak bisa ngakuin kesalahan dia. Well menurutku ini sih biasa. Orang biasanya emang malu kalo kelemahan/kesalahan dia ditunjukkan di depan umum. Aku pun begitu. Yang luarbiasa, dan nggak semua orang bisa, itu kalo bisa mengakui kelemahan, itu jiwa ksatria banget… Nah di sini…seharusnya semua sadar kalo rapat forum terbuka itu nggak cocok untuk ngasih tau si B kalo program kerjanya punya kelemahan, karena B adalah tipe keras kepala berharga diri terlalu tinggi yang ngga mungkin mau mengakui kelemahan dia depan umum. Mestinya semua sadar : mereka pake kunci yang salah untuk menunjukkan kelemahan B dan mereka perlu cari kunci yang tepat)

A: Nggak bisa begitu dong! Kamu pikir kamu kerja sendiri? Panitia kamu nggak bakal mau kerja rodi begitu. Kamu musti pikirin itu juga. (Well, A adalah contoh oknum yang entah sadar ato nggak sadar kalo kuncinya salah, tapi tetep berusaha membuka pintu pake kunci yang salah itu)

B:Wala wala wala wala (beralasan panjang menepis pendapat si A dengan nada yang mulai meninggi. Mestinya A nyadar, kalokunci dia mulai merusak pintu….)

A: Nya nya nya nya(Tetep ngeyel. Tetep maksa membuka pintu dengan kunci yang salah. )

A dan B pun berantem di forum….Sigh…Ibaratnya pintu Si B udah rusak, tapi tetep ga kebuka untuk nerima A.

Nah, komunikasi yang baik itu, pertama kita harus mau menciptakan kondisi supaya orang lain mau mendengar. Tapi cara supaya orang lain mendengar dan menerima info dari kita itu beda-beda. A dan kawan2 nggak salah menciptakan forum itu untuk ngebahas proyek mereka, karena memang forum itu ajang bicara terbuka. Tapi mereka lupa, klo ngga semua pintu bisa dibuka dengan kunci yang sama. B adalah contoh pintu unik yang kurang cocok diajak berdiskusi di forum terbuka. A tetep berusaha membuka pintu si B dengan kunci yang salah, yah akibatnya berantem lah mereka….

Kalo aku mau berbicara dengan seseorang, sebenernya aku berusaha udah menyiapkan lebih dari satu kunci. Kalo satu kunci gagal, aku akan coba pake yang lain. Nah……..masalahku sekarang nggak gampang. Aku ini seakan berhadapan dengan pintu yang lubang kuncinya berubah-ubah setiap saat, sesuai mood dia. Kunci yang aku pake dulu-dulu untuk menembus pintu dia, belum tentu bisa kepake lagi. Aku harus cari kunci lagi. Dan mending, lubang kuncinya satu. Menurutku,…pintu dia tuh udah nggak cuma lubang kuncinya berubah-ubah, tapi juga kadang digembok dgn berbagai macam gembok…. Akhirnya drpd maksa ngabisin waktu untuk buka geboknya satuper satu, aku lebih suka menunggu, pintu dia nggak ada gemboknya.

 

Itu tentang aku yang berusaha siap dengan banyak kunci. Tapi gimana dengan pintu aku? :P He he he. Pintuku itu, bukan pintu yang terkunci. ^^ Aku tipe orang yang suka mendengar orang lain bicara gimana pun caranya. Mau kasar, halus, atau jahat sekali pun. Jadi kondisiku selalu siap mendengar (pintuku tidak terkunci). Terserah, mau dicoba pake kunci yg bener, kunci yang salah, atau didobrak sekalian, nggak apa-apa. Soalnya dasarnya pintuku nggak pernah terkunci. Kalo aku lagi males menerima info, aku selalu pasang pengumuman di depan pintu,…jadi orang tau keadaanku. ^^

Tapi kalo pun pintuku terbuka, bukan berarti kamu langsung ketemu aku yang sesungguhnya. Kamu cuma akan ketemu komputer penerima pesan. Silakan masukin pesan ke situ, semua pesan pasti diterima komputerku, dan didata. Data yang ada berguna buat aku untuk menganalisis karakter pemberi pesan. Jadi aku tahu, gimana caranya menghadapi mereka kalo ketemu. ^^ Tapi,aku yang sesungguhnya, akan menyortir info-info yg masuk, sebelum itu semua mempengaruhi aku. ^^ Gitu. ^^

He he he. Kritik,saran,pendapat aku terima semua, tapi bukan berarti akan aku turutin semua. ^^ He he he. ^^ Untuk semua pemberi masukan, info, dll, terima kasih ya. Kalian juga yang membentuk aku jadi seperti sekarang ini. ^^ Luv U all. ^^

Kisah Bintang yang Terlalu Terang….

by meirina_mignon:hellokitty.co.id

Ada anak kecil yang gue kenal, sebut aja namanya Sandy. Dia ini pinter, mukanya lucu, jago OR (ukuran anak SD), anak kesayangan guru, selalu jadi pemimpin upacara, jadi ketua kelas, dan juara kelas. Bokap-nyokapnya,2-2nya direktur suatu perusahaan,sekaligus petinggi POMG. Wew…..mungkin klo gue balik ke SD, gue naksir dia kali ya…..SWT….

Suatu hari Sandy marah-marah dan cerita sama aku,

“Temen-temen jahat! Pas aku disuruh ngerjain soal di depan kelas, pada bisik-bisik katanya aku sok pinter. Pas aku nanya soal pelajaran yang aku nggak ngerti, aku dibilang cari perhatian. Pas kerja kelompok, ga ada yang mau sekelompok sama aku! Mereka jahat,”

“……kamu uda cerita ke Mami belom?”

“Uda! Mami bilang mereka iri sama aku, jadinya aku disuruh cuekkin aja,”.

“Terus kamu bisa cuek sama temen2 kamu sendiri? Kamu nggak apa2 ditinggal sendirian?”

“………………………..” Sandy mulai sesenggukkan…..matanya merah. (Gawat, anak kecil menangis, nyokapnya bakal jadi anarkis!!!! GUe harus melakukan langkah pencegahan untuk menyelamatkan diri……:P

Akhirnya….gue mengajak dia ke tempat yang sepi,…

“Sini, yuk, cari tempat sepi, biar bisa ngomong lebih tenang,” ajak gue sambil ngganddeng tangan dia.

Oh yeah, pilihan tindak lanjut penyelamatan diri antara lain :

  1. Bunuh tuh anak, hilangkan bukti gue bikin dia nangis :P. Resiko : ketauan masuk penjara, jadi perawan tua dlm tahanan….Kesimpulan : resiko terlalu besar
  2. Beliin makanan kecil biar dia seneng. Resiko : penyesalan mendidik anak kecil dengan budaya hedonisme. Kesimpulan :penyesatan
  3. Tell him a story. Resiko : Kehilangan waktu. Kesimpulan : Take this. Ini yang paling aman. :P

So, I told him a story (nih cerita aku bikin sndiri secara otodidak waktu aku kelas SD  untuk tugas B.Indo, tapi sayangnya aku dianggap nyontek…ha ha ha payah deh….T_T. Ga ada yang percaya sama aku, bahkan temen-temen sekelasku….Yang percaya cuma sahabat baikku…..Sejak saat itu aku mikir, kalo sama guru itu, jadilah anak yang rajin dan pintar, tapi jangan sampe sepintar dia, karena itu bisa mempermalukan dia :P. ). I never told this story to someone else anymore, coz it saves a bad memory inside it, but now, I hope this story can help you somehow^^….

Semua bintang dibuat Tuhan supaya bisa bersinar. Ia  menganugerahi bintang-bintang itu dengan cahaya yang berbeda-beda. Bintang-bintang itu harus menemukan sendiri cara bersinar supaya mereka bisa terlihat.

Bintang-bintang itu akan sangat senang jika manusia di bumi melihat ke arah mereka, kemudian berkata, ” Bintangnya bagus yah!”, atau “Sinarnya terang banget,”. Mereka pun menemukan alasan untuk tetap bersinar, yaitu supaya dilihat oleh manusia yang mereka sukai. ^^Mulailah mereka mencoba bersinar sebaik yang mereka bisa.

Ternyata, dari begitu banyak bintang, ada yang tidak bisa bersinar sama sekali, ada yang bersinar namun tidak kelihatan karena terlalu jauh, ada yang redup namun terlihat karena letaknya dekat, dan ada yang bersinar sangat terang.

Milly adalah sebuah bintang yang istimewa. Ia mampu bersinar begitu kuat dan lama. Letaknya dekat dengan bumi, sehingga para manusia pun tahu betapa indahnya dia. Semua memuji dia, tak hanya manusia, namun bintang-bintang lain pun mengagumi dia.

Milly sangat senang, sinarnya dikagumi banyak orang dan bintang lain, akhirnya dia bersinar lebih terang, lebih terang, lebih terang, dan begitu setiap harinya….

Sinar Milly pun menjadi terlalu terang dan menyilaukan. Bintang-bintang lain yang ada di sekitar Milly, jadi tidak kelihatan. Karena kebutuhan tiap bintang adalah ingin dilihat orang, mereka pun memilih menjauh dari Milly dan pindah ke sisi lain,supaya mereka bisa tetap terlihat. Lama kelamaan, manusia yang memandang dia hebat pun, memilih menutup mata dan tak mau melihat Milly lagi karena dia terlalu menyilaukan.

Milly bingung. Yang ia kerjakan hanyalah bersinar sebaik yang ia bisa. Kenapa ia justru dijauhi? “Mereka pasti iri padaku! Biarlah aku bersinar lebih terang dari ini, supaya mereka tahu, percuma iri padaku, karena aku jauh lebih hebat dari mereka.Mereka tak mungkin pernah memiliki apa yang aku miliki. Aku bisa hidup sendiri, aku tidak butuh teman-temanku,” katanya. Karena sudah silau masih bersinar lebih terang, Milly pun jadi bintang yang berbahaya. Manusia yang melihat ke arahnya, menjadi buta. Milly pun semakin dijauhi.

Lama kelamaan, Milly sadar,….dia kesepian. Dia ingin memiliki teman, ingin manusia melihat dia lagi… Akhirnya ia mengalah, ia pun meredupkan sinarnya. Manusia pun kembali berani melihat dia. Ia sedikit senang, namun hal itu belum cukup. Ia juga ingin ditemani oleh bintang-bintang lain seperti dulu kala. Akhirnya pergilah Milly mencari bintang-bintang lain.

Begitu Milly datang,.. teman-temannya kaget. “Untuk apa dia datang? Untuk menutupi sinar kita lagi?” gumam mereka. Mereka pun kabur ketakutan…..

Milly pun sedih, karena teman-temannya sudah terlanjur tidak percaya padanya. Ia pun pergi mencari teman lainnya yang masih mau menerima dia. 

Dalam perjalanannya itu, ia bertemu dengan bintang-bintang yang tidak bisa bersinar. Milly pun meluangkan waktunya untuk mengajari bintang-bintang itu bersinar. Bintang-bintang itu sangat berterima kasih pada Milly. Milly kembali melanjutkan perjalanannya.

Kemudian ia bertemu dengan bintang-bintang yang sangat terang namun letaknya terlalu jauh dari bumi. Mereka begitu putus asa, karena merasa seluruh usahanya sia-sia. Milly pun mengantar mereka ke tempat yang strategis, supaya manusia bisa melihat keindahan mereka. Mereka sangat berterima kasih pada Milly. Ketika Milly akan pergi, mereka bertanya, “kenapa kamu mau pergi? Bersinarlah di sini juga bersama kami! Kita bisa membentuk rasi bintang yang indah,”kata mereka. Merasa bahagia memiliki teman baru, Milly pun menyanggupi saran itu. Ia bersinar bersama mereka dan membentuk rasi bintang yang begitu indah.

Para manusia melihat keunikan bentuk-bentuk dari rasi bintang yang begitu indah. Mereka pun memutuskan terus melihat rasi bintang, di mana Milly berada,sambil berdecak kagum.

Tak lama kemudian, bintang-bintang yang pernah tidak bisa bersinar, datang menghampiri Milly dan kawan-kawan. Mereka meminta supaya boleh bersinar bersama. Milly pun dengan senang hati mengizinkan. Akhirnya rasi bintang itu dihiasi oleh bintang-bintang kecil, sehingga membuat dia seperti sungai yang bercahaya di langit. 

Sungai bercahaya ini menarik perhatian para manusia. Mereka bosan melihat bintang tunggal di langit dan memilih mencari sungai bercahaya itu.

Bintang redup yang letaknya dekat, yang pernah menolak Milly merasa dilupakan. Mereka pun mencari sungai bercahaya itu dan memutuskan untuk bergabung. Milly sangat senang dengan kehadiran mereka. Sungai bercahaya itu kini jadi semakin indah.

Para manusia yang melihatnya, berdecak kagum sambil berkata,”Sungguh besar kuasa Tuhan. Ia bisa menciptakan hal seindah ini,” 

Tuhan yang melihat sungai bercahaya itu pun ikut senang. Ia pun datang melihat sungai bercahaya itu. Ia ingin mengambil bintang yang paling indah untuk diletakkan di Surga. Di sungai bercahaya itu, banyak sekali bintang yang terang dan redup, besar dan kecil. Namun ada satu bintang yang tidak terlalu terang, namun dikelilingi oleh bintang lainnya. Sinarnya tidak menyilaukan, namun hangat menenangkan hati. Ia pun menghampiri bintang itu. Kata-Nya pada bintang itu ,”Maukah kamu ikut bersama-Ku untuk bersinar di rumah-Ku,”. Bintang itu begitu tersanjung, ia sangat senang, hingga tak mau bicara. Ia terpilih sebagai bintang yang akan bersinar di Surga! Tak mungkin ia menolaknya. Ia pun mengiyakan tawaran itu. Bintang itu dibawaNya pulang. Dalam perjalanan, Ia bertanya, “Siapa namamu?”. “Milly”. jawab bintang itu. ^^ 

Yang mau aku sampaikan dari cerita ini banyak. Jadi panjang deh postingan yang ini. :P

Bintang itu ingin dilihat oleh manusia, sama seperti kebutuhan dasar tiap manusia untuk diakui keberadaanya oleh orang lain. Tuhan menganugerahi mereka dengan sinar yang berbeda, sama seperti kita dianugerahi bakat yang berbeda. Bintang yang tak bisa bersinar, adalah manusia yang tidak tahu bakat mereka dan tak tahu bagaimana mengembangkannya (contoh : GUE). Bintang yang sangat terang tapi tak terlihat, adalah manusia yang memiliki bakat yang sangat besar, tapi tak mendapat kesempatan untuk mengaktualisasi diri(Contoh : Inget Lintang di Laskar Pelangi??). Bintang redup yang dekat dengan bumi, adaalh sekelompok manusia yang kualitasnya sebenarnya biasa aja, tapi takdir membuat hidup mereka begitu mudah (contoh: anak konglomerat).

Milly istimewa, karena ia bisa bersinar paling terang daripada bintang lainnya dan sebenarnya ia diciptakan dengan misi khusus. Tak heran dia jadi paling menonjol dan dipuji banyak orang. Milly yang memiliki potensi abnormal, hanya tahu ia lebih daripada yang lain, tapi tidak menyadari misinya. Ia (tanpa sengaja) jadi lebay. Ia bersinar terlalu terang supaya semakin diakui, sama kayak orang masuk ke zona “PAMER”. Ia senang orang umum mengakuinya, tapi ia melupakan teman-temannya. Sebenarnya ada dua hal yang mau aku gambarkan dalam frasa “Bersinar terlalu terang”. Yang pertama pamer, jadi orang pada sebel. Yang kedua, orang yang punya bakat istimewa, kalau terlalu menonjolkan bakatnya itu (dengan sengaja atau tanpa sengaja), akan membuat orang lain terintimidasi. Di sini aku nggak bilang orang lain itu IRI HATI, tapi TERINTIMIDASI. Karena kesannya kalau sampe iri tuh,….jahat banget sih,pikirannya kotor banget. Nggak lah kalo sampe kayak gitu, apalagi sama temen sendiri. Tapi aku sadar, setiap orang punya kebutuhan ingin DIAKUI. Kalau sinar kita terlalu terang dan sampai menutupi sinar orang lain,….orang pasti akan menjauh dari kita karena mereka juga memiliki kebutuhan yang terhambat dipenuhinya karena keberadaan kita, yaitu INGIN DIAKUI.

Milly yang keras kepala dan udah ketutup emosi pikirannya, menganggap teman-temannya iri aja. Jadi dia malah tambah lebay untuk menunjukkan ke teman-temannya klo mrk ga mungkin bisa ngejar kehebatan Milly. Aku melihat orang yang membabi buta begini, lama kelamaan bisa bahaya bagi orang lain. Kadang demi mencapai kesuksesan “diakui”, mereka bisa jadi anti sosial karena terlalu fokus mencapai cita-cita, dan melupakan hati nurani mereka sendiri. Misalnya aja ya, ada ilmuwan pinter banget. Dia fokus ama kerjaannya, sampe anak istrinya busung lapar dia uda nggak peduli, malah ngungsiin anak istrinya(kalo punya) itu ke tenda korban bencana alam, biar bisa makan gratis. Dan projectnya adalah : Bagaimana bikin bom atom seukuran biji kacang polong yang bisa melumatkan Pulau Tazmania dalam 1,5 sekon. Itu kan ngaco banget. Itu PENYALAHGUNAAN bakat 

Milly yang lama-lama kesepian, adalah manusia yang akhirnya nyadar kalo mereka butuh sesama, sehebat apa pun dia. They made to be together with somone else. Milly yang mencari teman-temannya adalah manusia berdosa yang sudah menyesal yang berusaha kembali jalan yang benar. Milly yang ditolak, adalah gambaran kalau jalan pertobatan itu nggak akan mudah, tapi ada juga tantangan dan karma yang perlu kita tanggung akibat kesalahan kita. Milly yang meneruskan perjalanannya adalah manusia yang pantang menyerah dan punya determinasi kuat untuk kembali ke jalan yang benar.

Milly menolong bintang yang tak bisa bersinar dan bintang terang yang terlalu jauh, maksudnya itu bentuk kemurahan hati dan kerendahan hati yang perlu dimiliki setiap manusia (terutama yang mau tobat karena udah kebanyakkan dosa) untuk membantu sesama dengan ketulusan. Kalau kita berbuat baik tanpa pamrih (gue jiji banget ama org yang berbuat baik tapi pengen semua orang tahu kalo dia baik. JIJIK SETENGAH MATI GUE AMA ORG KAYAK GINI!!!!), Tuhan di Surga yang akan membalasnya untuk kita, dengan balasan yang jauh lebih indah dan bermakna. Sama seperti Milly mendapat teman-teman baru. Mereka pun sama-sama bersinar jauh lebih indah.

Milly menerima teman-teman lamanya yang pernah menolak dia yang kini membutuhkan dia. Di sini aku mau menggambarkan orang yang mau memaafkan dan melupakan dendam. Dengan demikian, orang itu semakin mendekati kesucian hati.

Keberadaanya akan membuat orang lain sadar akan rahmat Tuhan yang bekerja. Ia membawa berkat bagi orang lain.

Tuhan memilih Milly yang bersinar hangat dan dikelilingi bintang lain, bukan bintang yang paling terang. Maksudnya, Tuhan nggak mencari orang yang paling sukses di dunia, contoh : Bill Gates. Tuhan akan mencari orang yang paling banyak bekerja demi kemuliaan nama-Nya. Orang yang paling banyak bekerja demi Dia, adalah orang yang mau memberikan cinta pada sesamanya. (di sini maksudku Milly yang uudah menolong banyak bintang).

Ketika dibawa di Surga, Milly mulai menyadari misinya diciptakan, yaitu membawa “terang” bagi sesamanya.

Well, Milly yang aku tulis di sini sebenarnya menggambarkan anak-anak Indigo. Mereka begitu berbakat dan membawa misi masing-masing. Namun, dalam perjalanannya memahami dan melaksanakan misi itu, mereka kesulitan menghadapi tantangan dari lingkungan dan dari diri mereka sendiri. Mereka sulit beradaptasi dengan lingkungan. yang paling berbahaya Indigo yang terluka akan sangat mudah untuk “tersesat”. Mereka yang sangat berbakat ini, oleh karena lukanya, bisa memiliki keinginan balas dendam karena mereka BENCI pada lingkungannya. Kalau mereka sudah jatuh terlalu dalam ke kebencian, nggak sulit bagi mereka untuk menyalahgunakan bakat mereka. Nggak sulit bagi mereka untuk mengabaikan perjalanan mereka untuk menemukan misi  mereka. Milly yang aku contohkan di sini adalah anak Indigo yang bisa memahami dan menerima kondisi. Ia mulai mau beradaptasi. Ia pun mulai mencoba banyak hal demi kepentingan sesama, bekerja untuk Tuhan.  Ia mulai tahu bagaimana menggunakan bakatnya untuk menjalankan misinya. Sedikit demi sedikit dia mulai menemukan misinya, yaitu berbagi terang dengan sesamanya. Dia menjadi bahagia karenanya. Tuhan pun lega, anak ini berhasil melewati segala tantangan dan berkembang sepenuhnya menjadi seorang Indigo yang dewasa, yang membawa terang dan perbaikkan bagi dunia. Karena itu,…berkatNya semakin besar bagi anak ini. Tapi….berkat yang diberikan Tuhan melalui anak-anak ini, sebenarnya tujuan utamanya untuk menolong kita, para awam. Bukan untuk meninggikan Indigo, sebagai manusia istimewa. Mereka sama seperti kita. Mereka sama-sama lahir sebagai hamba Tuhan. Bedanya krn mereka dititipkan misi sepaket dengan bakat istimewa, tugas pelayanan mereka lebih berat dari para awam.

To all Indigos : Great power come with great responsibility. :P Good luck and never give up! ^^

Asal muasal aku tulis blog ini adalah

  1. Restu kuliah pagi, sementara gue kuliah siang. Akhirnya gue kesangkut spt biasa dan merana sendirian di pagi hari sambil ditemani labtop gue.
  2. Gue searchweb-web ttg filsafat (yg gue suka bnget) dan baca-baca postingan baru dr mrk.
  3. dari bbrp pandangan itu ada yang amat ga sesuai dengan “filsafat dasar” yang gue anut.
  4. Gue tertarik untuk memaparkan kenapa gue ga setuju di sini.:P

Jadi ini frasanya : “Teman yang sesungguhnya itu sulit dicari,”.

Wow! Aku nggak setuju banget ama frasa itu.

Pertama dari kata-kata “sulit dicari”. Gini ya, aku memegang prinsip semua orang yang diciptakan Tuhan, adalah temanku. Jadi karena di dunia ini kepenuhan orang, sebenernya….temen itu nggak perlu dicari. Mereka sudah ada sebelum kamu berusaha menemukan. Sama aja kamu  bilang “Rumput itu susah dicari ya” padahal kamu ada di lapangan sepak bola mewah.

Satu-satunya yang bikin kamu tidak bisa melihat “rumput” pendek-pendek di lapangan sepak bola itu, adalah karena definisimu mengenai”rumput” itu panjang minimal 50 cm, warnanya ijo tua, ada embunnya di ujungnya. Kamu tidak membuka pikiranmu, kalo rumput itu ada macem-macem. Ga cuma yang hijau panjang-panjang. Bahkan yang warna merah dan kuning pun ada.

Well yang aku mau katakan di sini adalah salah satu alasan kamu nggak bisa menemukan teman yang sebenernya udah tersebar luas di mana pun, adalah KAMU YANG NGGAK MAU MENERIMA MEREKA JADI TEMAN KAMU KARENA KAMU MENUTUP PIKIRAN KAMU DENGAN STANDAR KEIDEALAN KAMU UNTUK MENJADIKAN SESEORANG  SEBAGAI “TEMAN”.

Menurutku, kadang tuh orang yang nggak bisa menerima orang lain apa-adanya(termasuk aku). Hasilnya, mereka menolak orang, dan menghindari orang itu. Maunya cuma berteman dengan anak-anak yang kaya, gaul, punya banyak koneksi, punya hobi yang sama….Nyeh…. Ato kebalikannya, maunya bertemen dengan yang pinter tapi ga sepinter dia, yang cantik tapi ga secantik dia, yang culun, yang lemah lembut, nya nya nya lainnya. Yah susah lah, klo menuhin standar begitu….. Daripada mencari sesuatu yang ideal (which is peluang ketemunya perlu dicari pake sebaran Poisson),mendingan kita yang belajar mengembangkan diri supaya bisa meneriman orang lain apa adanya.

Yang kedua. Aku belajar dari kutipan ini.

The meeting of two personalities is like the contact of two chemical substances: if there is any reaction, both are transformed. Carl Jung (1875 - 1961)

Uwow!!! Ini dia. Untuk belajar jadi teman yang baik, sebenernya agak susah klo kita cuma belajar teori aja, perlu partner untuk praktek langsung. Dan mungkin partner kita juga belum memenuhi syarat bisa jadi temen yang baik, tapi at least dia MAU dan BERNIAT untuk berusaha jadi teman yang baik. Dengan berteman kita bisa saling membangun.

Sayangnya,….. untuk mengadakan “reaksi” itu (aka interaksi), kebanyakkan orang pilih-pilih. Maunya yang menguntungkan aja, ga mau berbagi dengan yang lebih dodol. Maunya yang gampang aja. Maksudku di sini. Kebanyakkan orang mencoba “bereaksi” dengan “unsur-unsur” yang sudah matang. Artinya, orang itu kebanyakkan mencari orang yang SUDAH BERHASIL MENJADI TEMAN YANG BAIK. Padahal, untuk menjadi teman yang baik, diperlukan proses pematangan yang lamanya beda-beda. Jadinya, orang-orang yang BELUM atau MASIH BELAJAR MENJADI TEMAN YANG BAIK nggak saling dukung, untuk saling membangun, tapi malah saling berebut untuk “bereaksi” ama orang yg sudah matang itu. Dan jumlah orang yang sudah matang pastinya lebih sedikit daripada yang masih butuh proses pematangan. Jadinya….banyak deh yg ngerasa ga punya temen.

Nah, daripada kamu cari orang yang SUDAH BERPOTENSI JADI TEMAN YANG BAIK, lebih baik (kalo kamu ngerasa masih dalam proses belajar jadi teman yang baik) kamu MAU SALING BERBAGI DENGAN SESAMA YANG SAMA2 MASIH BELAJAR. ^^ Maksudku di sini, jangan langsung hindari orang yang kurang cocok sama kamu,…..coba aja kamu bantu dia berubah (kalo kamu ngerasa kamu sedikit lebih baik dari dia dlm hal tertentu) dan mungkin kamu juga bisa “diajar” sama dia yang juga punya kelebihan dibandingin kamu…..^^

Selanjutnya mengenai frasa “Teman sesungguhnya”. Wah ini sih definisi-nya macem-macem. Tapi kalo manurutku, teman adalah…….orangyang bisa menerima kita apa adanya, mau berinteraksi dengan kita, dan mau membuat kita jadi org yang lebih baik. Berkaitan dengan pendapatku, semua orang adalah teman, padahal ga semua orang bisa menerima kita apa adanya, mau berinteraksi, atau (apalagi repot-repot) membuat kita jadi lebih baik, aku akan memposisikan diriku sebagai “pihak yang berminat belajar”. Kalau ada orang yang nggak mau menerima kita apa adanya, aku akan berusaha diterima. Mungkin kalau sifatku yang buruk, aku akan mengubah itu, tanpa kehilangan jati diriku. Kalau sifat dia yang emang egois, ya udah tetep baik ke dia, supaya suatu saat dia sadar kalau AKU BENAR-BENAR BERNIAT BERTEMAN. Kalau ada yang nggak mau berinteraksi, aku akan cari tahu penyebabnya. Kalau aku sudah tahu, pilihannya 2, selesaikan sekarang juga atau tunggu waktu untuk menyelesaikannya. Yang pasti,….aku nggak mau kehilangan satu orang “calon” teman pun…. Kalo ada yang males-malesan mengembangkan kita….mmmmmmm……yah ga ada barang kalo ga ada duit. Kadang kita perlu maju duluan sebelum menerima sesuatu. Jadi, bantulah dia jadi lebih baik, siapa tahu kapan2 dia gantian mengembangkann kita. Tapi kalau pun dia engga mau bales budi,…ya udah itung-itung amal baik kita lah. Tuhan yang kasih balesannya ke kita. ^^ Lebih baik memberi daripada menerima…..

“Teman yang sesungguhnya sulit dicari”. Menurutku frasa itu lebih tepat kalau : Sesungguhnya semua orang adalah teman, hanya mereka belum saling menyadari. ^^

Pelajaran dr Kepanitiaan

by meirina_mignon:hellokitty.co.id

Hmmm….baru aja ni acara seminar di mana gue jadi panitianya dah kelar. Di rapat evaluasi yang dibahas cuma dikit. Padahal,….sebenernya sih banyak juga pelajaran yg aku dpt dr sini. ^^

  1. Kuitansi. Nyeh, nih barang oh yeah banget pentingnya. Jgn ampe lupa ini. Kalo ampe lupa tu rusuh banget… Yg mau bayar jd ga bisa, pdhl saking ramenya, kita juga susah mau inget2 mana yg uda bayar ato lom. Mau nandain? Well, itu agak sulit dilakukan klo kita udah buru-buru…..Klo bisa, buku kuitansi dah dinomerin. Satu org pegang satu, jadi gampang klo ada peserta ad yg mau byr.
  2. BOLPEN yang banyak.Tujuh bolpen di meja itu KURANG. Kita butuh lebih banyak…..
  3. Daftar peserta. Selain nama peserta juga harus diurutin menurut abjad, kita juga harus bikin klasifikasi lain. Sperti misalnya , dia peserta apa. Peserta umum? Oral? Ato poster? Klo oral, mintain PPT-nya, klo poster tanyain posternya dah dikirimin ato lom. Selain itu klasifikasiin juga udah bayar/lom? Transfer atau tunai? kalo transfer, mintain buktinya, klo tunai bikinin kuitansinya. ^^ Krn pas acara hr pertama, tuh daftar kecampur,….SWT banget chaosnya. Ada yg peserta oral, lom dimintain PPT-nya. Ad yg bawa poster digulung2 segede bazooka dibawa masuk (lom ditempel)…..Oh God…
  4.  STEMPEL UDA HARUS ADA SEBELUM ACARA DIMULAI DAN HARUS LEBIH DARI SATU. Akibat stempel belom ada, banyak org yg uda bayar lom dpt kuitansi(krn harus dicap dulu). Di meja regis numpuk banget tuh dari duit, SPPD, daftar peserta, name tag, goodie bag, kuitansi yg belom dicap…. Aaaaaaaargh!!! berantakan banget! Jadi rebek kerjanya. Padahal sakng ramenya, beresin pun ga sempet….T_T
  5. DI meja regis harus ada tuh alat tulis lengkap. Dari bolpen, kertas kosong,klip kertas, staples, map, folder, amplop. Gitu-gitu harus ada….
  6. UANG KEMBALIAN is A MUST!
  7. Kalo ada org dateng, minta tolong harus cepet2 dilayani. Kalo nggak dilayani…bisa-bisa mereka kecewa.marah.
  8. JANGAN SAMPE SALAH HARGA TIKET MASUK!!!!(geez….kalo cerita di sini bisa marah2 lagi nih….)

Well, dari kepanitiaan ini aku dapet sangat banyak pengalaman. Tapi daripada pengalaman, aku justru jadi lebih banyak mengenal diri sendiri.

  1. Aku kira aku orang yg bisa memendam dan meredam emosi. Ternyata nggak juga….. Sekalinya aku marah ama satu oknum, ke belakang-belakangnya ternyata aku inget terus dan bawaannya mau ngamuk terus. Tuh org ga ngapa-ngapain aja gue jengkel, GIMANA PAS DIA BIKIN SALAH SAMPE2 Aku KENA GETAHNYA??? Gila angkara murka meledak banget….Sigh…
  2.  Inisiatif(at least I have it).
  3. Kalo aku memendam terus,…ternyata aku jadi cepet sakit. Dan itu terjadi…Menyebalkan…

Hasil synastry ^^ (akurat nih)

by meirina_mignon:hellokitty.co.id

Pengen tahu karakter kamu di mata orang lain? Atau diri kamu yang sebenarnya? Buka :http://www.synastry.net/

Ini contoh hasilnya. (Hasilku tepatnya):P

hell-bent “pegasus”

Personality of you

Because of your bright and optimistic character, you are liked by everyone. With your smile and supple mind, you fascinate people and you can easily approach them. Even when you meet people for the first time, you can talk with them as if you and they were old friends. You do not treat different people in a different way by how they look. This good point will enable you to make many friends, regardless of their age or job. You are a pacifist, who hates situations where there is conflict with others. This goes beyond your being gentle to include your refusal to defeat people in arguments any more than is necessary, or to win by any means, fair or foul. You are really more delicate and easier to become hurt than you look, though people will not realize this for a while. You practice the principle of obediently putting into action what was said, thinking the result is important. Even if you are injured, you never abandon working toward your goal. As you are flexible, you are sometimes easily deceived. In this case it is impossible for you to judge calmly because your daily tiredness impacts your judgment. You can hope to create quiet solutions by compromising with others. However, you are sometimes troubled by mistakes in time management, and you sometimes use a mismatched, stopgap solution to solve a problem. Because of your good-natured character, you also undertake too many jobs or you help others with their work. Take care not to go over your capacity for work.

Nature of you

You look like serious and when you criticize someone, you look like even unapproachable.Differing from appearance, you have a charm as popular. Continued efforts are not regretted, in order to reach a target with an ideal. Moreover, you prize an affective feeling, too.You have the sixth sense, and also excel in the skill which lay the foundations for and read preliminary the future moves. You seldom make mistake. Your sharpness appears not only in your work, but also in your good judging of character. Even in the case of a person who meets at the first time, you can judge the nature of it in sensuous, and analyze it immediately to take measures to deal with the situation. Because you also have strictly critical eyes and logocal thinking, you dislike the illogical things. Including yourself, also about the others, you cannnot overlook any illogical incidents. You take care thoroughly for others until clarifying right or wrong, even though you loss. Naturally, you have self-confidence for your judgement, but too much confidence invites failure, attention it.

Personal Relationship of you

You are moderate person rather than brilliant. Because you can receive anyone without disagreeable attitude, all people associate with you in relieving. According to your introverted mood, people who meets you receives an impression that you are a cold person, but you are not gloomy person. You criticize sharply, and can make judgment for anything with cool-head. A cautious person may avoid you, by judging from only the part of this. But once you clear this barrier and become close, you can continue the relationship as friend all your life.

What Type about Romance of you

You are not a stickler for particular things. If the lifestyle of your partner is largely compatible with yours, you would not force him into a particular category of style. You can clearly go around together. You are a reliable, ideal partner so that your partner can move around freely. In case of need, you make prior arrangements for what you will do. Your gauge for love is simple. You try to get the heart in an orthodox way. There is no hesitation or bewilderment at all. Like a person with accomplished deeds, you work by recklessly attacking. You have a shy side, but your success rate is high because you can speak without embarrassment when you praise people. You have a lot of chances to fall in love, because you are cheerful and friendly, and you are always surrounded by many friends. Your partner is aware of rivals. This type of person does not compromise concerning love. Without considering marriageable age, you untiringly wait until your ideal partner appears. Although the matrimonial hour may be late, many hours are spent on selection. You will surely choose your partner without making a mistake.

About The Love That I know…^^

by meirina_mignon:hellokitty.co.id

Korupsi, perang, ketidakadilan, perusakkan alam, dan hal buruk lainnya sudah menjadi hal yang biasa saja di dunia ini. Kalau tidak terjadi apa-apa yang buruk, itu baru luar biasa. Kadang aku mikir, kenapa Tuhan nggak mengakhiri dunia manusia ini dan menciptakan yang lebih bagus lagi. At least menciptakan makhluk yang lebih setia dan bertanggung jawab dari kita. Tuhan kan bisa nggak usah repot-repot ngurusin kita-kita. Lempar kek, 1-2 meteor, lumatkan bumi, kita punah, udah kita tinggal dilempar ke neraka atas tindak-tanduk kita selama idup. Bikin yang baru. SELESAI. THE END. Everything will be easier for HIM.Dia bisa, tapi kenapa enggak dia lakukan???Padahal kalau dia lakukan, aku pikir Dia melakukan hal yang benar dan adil.

Agak mengherankan Dia masih mempertahankan kita untuk hidup, di mana yang aku liat secara general,….manusia tuh udah nggak layak idup menguasai bumi ini sebenernya…..

Pertanyaan itu aku benamkan dalam pikiran, berharap suatu saat aku dapat jawabannya.Hari ini aku dapat jawabannya, berkali-kali. Dan aku baru sadar itu jawaban beberapa detik sebelum aku nulis blog ini. ^^

Teman Mama-ku namanya …sebut aja Wati, punya anak yang sebut aja namanya Andi. Kalau aku lihat secara objektif (berhubung aku ga kenal sama sekali sama Andi, tapi cuma dgr cerita-cerita aja), aku bisa bilang Tante Wati bakal lebih bahagia kalau dia engga melahirkan Andi. Jahat kan omonganku? Tapi aku nggak akan menarik omonganku,  itu penilaian objektifku dan kalo kalian mendengar cerita lengkap ttg hal-hal jahat yg pernah dilakukan Andi, kalian akan setuju dengan omonganku.

Andi itu mukanya….yah OK lah. Banyak cewek yang naksir(yang bego dong sih…), temennya banyak. Temennya yang baik ada, yang jahat lebih banyak lagi. Akibat pengaruh teman-temannya, Andi terseret dalam dunia hitam, start with Narkoba, seks bebas, lalu terakhir kali ini tindak kriminal. Si Andi yang udah kena narkoba, dan kini menjalani rehab kayaknya sih OK-OK aja dia terkenal sebagai anak rusak. Ga ada penyesalan sama sekali. Bokapnya Andi udah ngamuk sejadi-jadinya, nggak mau ngakuin Andi sebagai anak, karena malu. (well, I kind of understand why he did it).  Kakak-kakak dan ade-ade Si Andi juga menganggap Andi itu aib keluarga. Mereka malu klo di kampus/sekolah ditanya-tanyain sama temen-temennya yang kepo. Terakhir aku ketemu Klara, adenya Andi, dan menanyakan kabarnya Andi, dia menjawab, “Kak Andi sudah meninggal, OD (overdosis),”. Dia menjawab itu dengan datar, tanpa ada kesedihan. Aku tidak mencap Klara kejam, aku justru memaklumi Klara begitu dingin, krn kelakuan Andi ke dia juga dulu sangat tidak baik, bahkan sangat jahat dan tidak bermoral. (Aku nggak bisa cerita di sini).

Well, tapi tiap minggu, aku selalu ketemu ama Tante Wati. Dia selalu datang 30 menit sebelum misa kudus (sama kayak aku). Dia berdoa di depan patung Bunda Maria sambil menangis-nangis. Aku juga sering berdoa di sebelahnya, sambil berdoa rosario, jadi aku cukup bisa mendengar dia menyebut nama “Andi” dalam doanya. Tiap kali menutup doanya, aku selalu mendengar Tante Wati bilang, “Ya Bunda, Engkau juga seorang Ibu. Engkau tahu bagaimana aku mencintai anakku, Andi. Kesalahan yg ia lakukan dalam hidupnya, adalah salahku juga. Biarlah Tuhan menghukum saya, dan kiranya dengan demikian Tuhan berkenan menerimanya di Surga,”.

SWT!

That`s why ada kalimat “Surga di telapak kaki seorang ibu,…”. Aku ngerasa cinta yang dia punya itu terlalu lebay, udah ga logis lagi. Anaknya yang namanya Andi itu……….bener-bener jahat, tapi masih didoakan seperti itu. Haduh. Mungkin krn aku bukan seorang ibu, aku nggak tau kenapa dia bisa sampe sedalem itu sayangnya ama anak yang sudah dicap sebagai pembawa aib keluarga itu.

Pulang dari gereja, Jeni telpon…^^

Jeni dan Joni pacaran (mereka temenku. Jeni seumuran, Joni 5 tahun lebih tua). Joni itu fashion stylish di suatu majalah, Jeni mahasiswi biasa yang manis. Suatu hari Jeni minta tolong Joni membantu dia untuk rekomendasi ke agensi X, supaya dia bisa jadi model di situ. Joni MENOLAK. Jeni kecewa, tapi begitu denger alasan dari Joni, Jeni tahu hal itu dilakukan Joni krn Joni bener2 sayang sama dia. Alasan Joni menolak adalah, krn dunia entertainmen itu nggak bersih, malah bisa dikatakan sebagian besar sangat kotor. Joni nggak mau, Jeni yang manis, periang, dan baik hati itu masuk ke dunia yang risiko merusak hidupnya yang baik2 dan sederhana sangat besar…..

Well, kalo pacarmu bner2 sayang sama kamu,….dia nggak akan ngasih segala sesuatu yang kamu minta, tapi dia akan selalu ngasih yang kamu butuhkan, yang baik untuk kamu.^^

Di sini aku melihat…..kadang orang jadi nggak logis kalau mereka lagi sayang sama orang lain. Pertama nyokapnya Andi. Gila aja, anak kayak begitu masih didoain! Sementara itu, anggota keluarga lainnya udah 1 suara, “Baguslah Andi meninggal, hidup kita jadi lebih tenang,”. Di sini….aku agak lebih setuju ke pendapat Bapak, kakak-kakak, dan ade-adenya Andi loh…:P. Kedua, Si Joni. Mungkin kalau Joni nggak sayang sama Jeni, Joni pasti meluluskan permintaan Jeni, apalagi Jeni menjanjikan uang yang lumayan, kalau Joni mau membantu dia. Selanjutnya, hidup Jeni tambah rusak atau tambah sukses, peduli setan, udah bukan urusan dia lagi.

Hmmmmm…… Kesamaan nyokapnya Andi dan Joni adalah….mereka mencintai seseorang dengan tulus. Nyokapnya Andi krn sayang betul sama Andi jadi mudah memaafkan Andi yang begitu rusuhnya,bahkan masih mau mendoakannya, kala keluarganya yang lain mengutuk Si Andi. Joni yang sayang sama Jeni, nggak cuma memperhatikan keinginan Jeni, tapi juga kebutuhannya, dan senantiasa ngelindungin ceweknya dari hal buruk yang mungkin menimpanya.

Kalo aku pikir……mereka jadi mirip loh sama Tuhan…..  Tuhan kan sayang sama seluruh umat manusia. Makanya, kita bikin bumi porak-poranda, kita juga masih dibiarin idup, seakan Dia masih berharap sama kita klo kita bisa berubah jadi lebih baik suatu saat nanti. Sama kayak nyokapnya Andi yang sayang sama Andi. Begitu juga kalo kita berdoa, mohon sesuatu, nggak semuanya diluluskan oleh Tuhan, tapi kita justru dapet semua yang kita butuhkan, bahkan saat kita nggak minta dan nggak tahu kalo kita butuh itu. Sama kayak Joni yang sayang sama Jeni….Joni nggak meluluskan permintaan Jeni mau jadi model, tapi dia ngasih perlindungan ke Jeni supaya idupnya tetep lurus, padahal Jeni nggak minta dia melakukan itu.

Kalau seseorang mencintai orang lain…….mereka semakin mirip dengan Tuhan…Yesus pernah bersabda, “Hendaknya kamu menjadi sempurna seperti Bapa-Mu di Surga,”. Absurd! Nggak mungkinkita bisa begitu…. Tapi, Yesus selalu mengajarkan kita tentang cinta. Itu ajaran utamanya….. Aku nggak tahu ini benar atau salah, krn aku sendiri nggak terlalu paham ttg ilmu agama. Tapi…mungkin Tuhan Yesus mengajarkan cinta sbg ajaran utamanya, karena…..semakin kita mencintai sesama kita,…kita semakin serupa dengan Tuhan… ^^

Well Mr God in Heaven,…thanks that U still trust us that we can become better and someday we regret our sin…. I`ll try not to dissapoint U, I`ll try my best to use my life time, to increase myself to be better and better in Your Way, not mine. ^^  And thanks for fulfilling all of my necessity, not all of my wishes. Coz U`ve already know, not all of my wishes are the best for me. ^^ It just like, I ask U, “Hey, Mr God. I saw a cute viper! I want one!”, and U just deny my stupid request, coz U know that it will be dangerous for me. ^^Thanks a lot. ^^