• September 2010
    M T W T F S S
    « Mar    
     12345
    6789101112
    13141516171819
    20212223242526
    27282930  


:¦ MYTH ¦:

Legenda Jepang
Tengu
Tengu : The infamous bird-man demon of the mountains.

Tengu adalah makhluk dalam legenda Jepang. Salah satu Kami penunggu gunung, atau youkai yang erat hubungannya dengan burung elang atau gagak. Pakaiannya mirip dengan pakaian pendeta yamabushi yang menempa diri di hutan dan gunung. Tengu memiliki hidung yang panjang, wajahnya merah, memiliki sepasang sayap, serta kuku kaki dan tangan yang sangat panjang. Tengu bisa terbang bebas di angkasa sambil membawa tongkat yang disebut kongouzue, pedang besar (tachi), dan kipas berbentuk daun (hauchiwa). Pekerjaannya menghalangi orang yang ingin mendalami agama Buddha. Nama lainnya adalah Gehou-sama (tuan sihir).

Dalam bahasa Jepang dikenal ungkapan “Tengu ni naru” yang berarti “sangat bangga dengan diri sendiri”. Ungkapan ini kemungkinan berasal dari ungkapan “hana ga takai” (hidungnya tinggi).

Tengu berhidung panjang seperti dikenal orang zaman sekarang merupakan hasil penggambaran orang pada abad pertengahan. Dalam cerita Konjaku Monogatari-shuu, Tengu digambarkan bisa berlari di udara, dan sebagai hantu berbentuk burung rajawali yang membuat orang kerasukan. Penggambaran tersebut diperkirakan mengambil model dari hantu Temma dalam konsep agama Buddha yang digambarkan berbadan manusia dan memiliki sepasang sayap.

Model awal Tengu kemungkinan berubah pada paruh pertama zaman Muromachi. Dalam kumpulan cerita rakyat Otogizoushi terdapat cerita Tengu no Dairi (Istana Tengu) yang tokoh utamanya bernama Kurama Tengu. Selain itu, Ushiwakamaru dikabarkan menerima pelajaran seni pedang dari Tengu di Kuil Kurama. Dalam Hikayat Heike, Tengu digambarkan seperti “Manusia tapi tidak seperti manusia, burung tapi tidak seperti burung, anjing tapi tidak seperti anjing, tangan dan kakinya seperti tangan dan kaki manusia, wajahnya seperti anjing, memiliki sayap di kanan kiri, dan bisa terbang.”

Copyright © 2010 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.


:¦ MYTH ¦:

Legenda Jepang
Hitodama
Hitodama : A fireball-ghost that appears when someone dies.
Data Hitodama :
• Nama Lain : Hidama , Kitsunebi.
• Area yang ditinggali : Dimanapun, terutamma di areal pemakaman atau crematorium, atau tempat orang-orang mati seperti hutan atau gunung.
• Kekuatan khusus : Dapat muncul dan menghilang secara tiba-tiba.
• Tingkat Bahaya : Biasanya tidak berbahaya jika muncul sendiri.
• Kesukaan : Menampakan diri.
• Dibenci : Tergantung roh orang mati yang menjelma menjadi hantu ini.

Roh-roh orang yang baru saja mati dikatakan berbentuk bola api besar yang mengambang, bersinar berwarna kuning, biru pucat atau putih bersinar seperti bulan. Selain itu Hitodama memiliki ekor bentuk spiral, kadang-kadang berkedip-kedip biru menyeret ekor panjang di belakang mereka. Sebuah Hitodama biasanya sering terlihat di areal pemakaman dan pada malam hari di dalam hutan ketika musim panas tiba, tetapi mereka bisa sesekali muncul ditempat-tempat lain. Seperti muncul disekitar orang yang sedang sakit menjelang kematiannya, meninggalkan tubuhnya yang hampir menuju ke alam lain.

Hitodama sering kali jatuh membentur tanah lalu menghilang dengan sekejap, atau berangsur-angsur pergi tak lama setelah mereka terlihat. Mahluk ini meninggalkan jejak berupa busa atau cairan lengket seperti lendir pada benda apapun yang mereka sentuh. Tidak hanya terlihat sebagai perwujudan roh orang mati atau adanya aktivitas spiritual, Hitodama bisa juga muncul karena dipanggil oleh kekuatan hantu yang bernama Kitsune.

Semua jenis hantu bola api biasanya mempunyai penampilan, fungsi dan perilaku yang sama. Biasanya mereka berfungsi memberi tanda bahwa ada pemakaman disekitar ia muncul, menjahili para pelancong dengan menyesatkannya, ada yang digunakan oleh hantu bernama Kitsune, dan penampakan-penampakan biasa pada tempat tempat angker.

Hitodama dikenal tertarik pada seseorang yang memiliki kekuatan magis yang kuat dan mereka juga patuh pada seorang paranormal yang kuat. Karena itu, Hitodama biasa terlihat mengelilingi hantu atau siluman yang sedang menampakan diri. Onmyouji dan spiritualis lainnya biasanya memeanfaatkan Hitodama ini untuk keperluannya, karena Hitodama juga bisa berkomunikasi dengan baik.

Fakta menunjukan bahwa Hitodama muncul hampir disemua tempat dimana hantu atau arwah dipercaya tinggal, karena hantu ini manjadi semacam aksesoris bagi hantu lain ketika mereka menampakan diri atau ketika ada kegiatan supranatural yang tengah dilakukan. Hitodama adalah hantu yang paling dikenal, Karena hampir setiap penampakan hantu dijepang pasti akan dimulai dengan kemunculan Hitodama.

                                                                                                                                     

Copyright © 2010 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.


:¦ MYTH ¦:

Legenda Jepang
Nurarihyon
Nurarihyon : A strange character who sneaks into houses on busy evenings.

Youkai lain yang ditemukan di periode Edo, Nurarihyon. Digambarkan di sini sebagai laki-laki tua berpakaian baik dengan kepala botak yang panjang. Legenda Prefektur Okayama kuno menggambarkan Nurarihyon sebagai makhluk laut yang ditemukan di Pedalaman Laut Seto, sering terlihat terombang-ambing di sekitar permukaan air seperti beberapa jenis ubur-ubur raksasa atau gurita. Nurarihyon menghindari penangkapan dengan menyelam di dalam air, ketika orang mendekatinya untuk menyelidiki.

Pada zaman Edo, Nurarihyon kemudian dikenal sebagai laki-laki tua yang misterius dengan kemampuan luar biasa untuk menyelinap ke rumah-rumah para penduduk dan mengambil alih rumah tersebut. Ketika sebuah rumah penduduk dijumpai oleh Nurarihyon, dia terlihat duduk sambil minum teh, maka mereka tidak dapat mengusirnya keluar tapi memperlakukan dia sebagai kepala rumah tangga. Nurarihyon dikatakan sebagai sosok yang sangat dihormati di dunia Youkai.

Copyright © 2010 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.


:¦ MYTH ¦:

Legenda Jepang
Nue
Nue (Nightmare Chimera) : A monkey-headed, raccoon dog-bodied, tiger-legged, snake-tailed monster which plagued the emperor with nightmares in the Heike Monogatari.

Makhluk misterius ini biasanya digambarkan memiliki kepala monyet, tubuh seorang anjing rakun, tangan dan kakinya dari harimau, dan memiliki ekor ular. Nue memiliki kemampuan dapat membuat mimpi buruk pada setiap orang yang diganggunya, sehingga orang tersebut merasa tidak nyaman dengan mimpinya itu, hal ini dapat mengakibatkan orang tersebut menjadi sakit.

Kisah yang paling terkenal yang melibatkan Nue terjadi pada tahun 1153, di istana kekaisaran di Kyoto. Kaisar Konoe mulai mengalami mimpi buruk yang mengerikan setiap malam, sampai-sampai ia jatuh sakit, dan tampaknya bahwa sumbernya itu adalah awan gelap yang muncul di atap istana setiap malam pada pukul dua pagi. Masalah ini akhirnya diselesaikan oleh Yorimasu Minamoto, yang keluar ke atap pada suatu malam dan menembakkan anak panah ke dalam awan gelap itu, dan jatuhlah Nue yang sudah mati. Yorimasu kemudian mengambil tubuh Nue dan menenggelamkannya ke Laut Jepang.

Sebuah sekuel cerita, di mana suatu mayat Nue mengapung di suatu teluk dan ditemukan oleh penduduk setempat, karena takut akan kutukan, kemudian menguburkannya. Di gundukan dimana terletak binatang masih dapat dilihat sekarang.

Lokasi kemunculan Nue :

                                                                                                                                     

Copyright © 2010 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.

:¦ Happy New Year 2010 ¦:

Minna-san, exia mengucapkan selamat tahun baru 2010. Shinnen akemashite omedetou gozaimasu ~\(^_^)/~ moga HKO-ID makin ramai yCh…

Ootoshi no Hi (Api Tahun Baru) salah satu dongeng jepang yang berasal dari Prefektur Kyoto. Dalam kebudayaan Asia Timur, termasuk Jepang, Tujuh Dewa Keberuntungan ini selalu diharapkan kedatangannya pada saat tahun baru.

Ootoshi no Hi
(Api Tahun Baru)
                                                                                                                                     

Pada zaman dahulu kala di sebuah rumah kecil di sebuah desa hiduplah seorang ibu mertua dan menantu perempuannya. Menantunya tersebut adalah seorang perempuan yang rajin bekerja dan selalu mematuhi perkataan sang ibu mertua.

Suatu malam menjelang tahun baru, ibu mertua berpesan kepada menantunya agar menjaga api di tungku agar tetap menyala sepanjang tahun baru. Setelah itu, ibu mertua pergi tidur lebih dulu. Menjelang tengah malam, menantunya yang berbaring di dekat tungku perapian terbangun. Ia mendapati api di tungku telah padam. Ia menjadi gugup, lalu segera pergi ke gudang untuk mengambil kayu bakar. Namun, ternyata di gudang juga tidak terdapat kayu bakar lagi. Saat itu adalah musim dingin. Suhu udara di luar rumah sangat dingin. Namun karena ia harus segera mendapatkan kayu bakar dan api, maka ia pun segera pergi ke luar rumah untuk mencari ranting dan dahan kayu kering.

Ia menyusuri sungai di dekat rumahnya untuk mengumpulkan kayu bakar. Setelah terkumpul banyak, ia kini kebingungan dimana mencari api. Di sekitar rumahnya tidak ada rumah penduduk lainnya. Akhirnya ia memutuskan untuk berjalan menyusuri sungai tersebut. Mungkin ia akan bertemu dengan orang yang bisa memberinya api. Beberapa saat setelah ia berjalan, ia melihat suatu titik api di dekat jembatan yang melintasi sungai. Dengan penuh harap ia meneruskan langkahnya menuju titik api tersebut. Setelah dekat dengan asal titik api tersebut, ia melihat kurang lebih enam orang tua yang sedang duduk mengelilingi api unggun. Ia pun memberanikan diri menyapa mereka.

“Selamat malam!” sapa sang menantu.

“Selamat malam!” balas mereka.

“Maaf, bolehkah saya meminta api untuk menyalakan kayu di tungku perapian rumah kami?”

“Boleh saja. Silakan ambil sebanyak kau perlukan”

“Terima kasih sekali!”

“Tapi sebenarnya kami juga ingin minta tolong”

“Apa yang bisa saya bantu? Silakan katakan saja”

“Ehm… sebenarnya, salah seorang teman kami baru saja meninggal. Malam-malam begini kami kesulitan mencari kuil untuk menguburkannya. Maukah anda membawanya pulang? Besok pagi kami akan mengambilnya kembali”

“Oh… saya turut berduka cita…” kata sang menantu dengan sedih. Karena merasa sudah dibantu mendapatkan api, maka ia pun menyanggupi permintaan mereka. Akhirnya dengan menyeret tubuh orang yang sudah meninggal itu ia pun segera pulang. Sesampainya di rumah ia segera menuju gudang dan meletakkan bungkusan tubuh orang yang meninggal itu di gudang. Agar tidak ketahuan ibu mertuanya, maka ia meletakkan tumpukan jerami di atasnya. Kemudian ia segera ke tungku perapian di rumah dan menyalakan kembali apinya.

Keesokan harinya adalah tahun baru. Sang menantu dan ibu mertuanya sibuk menyiapkan masakan tahun baru. Mereka akan memasak berbagai masakan lezat untuk menyambut tahun baru. Saat itu sang menantu kebetulan pergi ke sungai untuk mengambil air, sedangkan sang ibu mertua memasak di dapur. Namun, ketika kayu di perapian mulai habis, ia segera pergi ke gudang hendak mengambil kayu bakar. Saat ia hendak mengambil kayu bakar dan sedikit jerami untuk menambah besar api di tungku ia melihat tumpukan jerami yang aneh. Ketika ia mencoba membuka tumpukan jerami itu, tiba-tiba ia sangat terkejut. Ternyata dari dalam tumpukan tersebut tersimpan banyak sekali kepingan emas. Ibu mertua sangat terkejut dan bercampur senang. Ia lalu memanggil menantunya untuk menanyakan hal tersebut.

Sang menantu pun menceritakan kejadian malam tahun baru saat ia bertemu dengan enam orang tua tersebut. Ternyata enam orang tua dan satu orang temannya yang telah meninggal itu adalah ke-7 Dewa Keberuntungan yang selalu datang ke bumi saat menjelang tahun baru. Mereka pun lalu memanjatkan rasa syukur kepada para dewa di langit.

Copyright © 2010 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.


:¦ MYTH ¦:

Legenda Jepang
Jorougumo
Jorougumo : A spider woman.

Nama lain : Rakushinpu (Entwining Bride), Madara-gumo (Spotted Spider)

Jorougumo adalah youkai laba-laba betina yang bisa berubah wujud menjadi wanita yang amat cantik jelita. Konon setelah mencapai usia 400 tahun laba-laba betina akan berubah menjadi Jorougumo. Ia memanggil mangsa yang tentu saja laki-laki dengan alunan biwa yang dipetiknya. Laki-laki tersebut akan terhipnotis dengan suara biwa dan akhirnya menjadi santapan Jorougumo.

                                                                                                                                     

Copyright © 2009 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.


:¦ MYTH ¦:

Legenda Jepang
Jubokko
Jubokko : A vampire tree.

Sebuah pohon raksasa yang muncul dalam ensiklopedia setan sang kartunis Shigeru Mizuki. Mizuki menggambarkan bahwa pohon ini tumbuh di sisa-sisa medan pertempuran dimana banyak orang yang telah meninggal. Pohon ini menghisap darah dari tumpukan mayat prajurit yang mati di medan perang, setelah bertahun-tahun pohon ini berubah menjadi mahluk yang disebut Jubokko. Selain itu, pohon ini pun menghisap darah dari setiap mahluk hidup seperti hewan dan manusia yang berhasil ditangkapnya tanpa disadari oleh korbannya.

Peneliti-peneliti setan/makhluk halus Kyogoku Natsuhiko, Tada Katsumi, dan laporan Kenji Murakami. Namun, bahwa mereka tidak dapat menemukan jejak tanaman vampir ini dalam catatan cerita rakyat, sastra lama, atau benar-benar dari sumber manapun yang ada sebelum jaman Mizuki. Mereka menduga ini adalah penemuannya, tapi rupanya Mizuki suka merahasiakan sumbernya.

                                                                                                                                     

Copyright © 2009 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.


:¦ MYTH ¦:

Legenda Jepang
Harionago
Harionago (Rose-Hair Woman) : A female monster with deadly barbed hair.
Data Harionago :
• Area yang ditinggali : Dimanapun.
• Kekuatan khusus : Rambut hidup.
• Tingkat Bahaya : Bervariasi.
• Kesukaan : Memburu, Mengganggu anak laki-laki.
• Dibenci : Pintu yang terbuat dari kayu.

Harionago dikenal di perfektur ehime kota shikoku, iblis wanita ini mempunyai kepala yang dipenuhi dengan rambut yang sangat lebat, tiap helai rambutnya sangatlah tajam, ujungnya bengkok seperti kail. Kesukaannya adalah memburu korbannya yaitu laki-laki muda. Biasanya dia akan muncul dijalanan dengan wujud wanita cantik, dia akan tertawa melengking begitu korbannya melihatnya, dan jika korbannya itu ikut-ikutan tertawa, rambut iblis ini akan langsung menghujam tubuh si korban.

Konon, rambut iblis ini tidak bisa menembus pintu yang terbuat dari kayu. Sayangnya, pada zaman dahulu masih banyak orang jepang yang memiliki pintu rumah yang terbuat dari kertas.

Copyright © 2009 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.


:¦ MYTH ¦:

Legenda Jepang
Hanako

Hanako adalah hantu penunggu toilet (kamar mandi). Jika di sekolah kamu memiliki 4 (empat) toilet atau lebih, terutama toilet perempuan. Coba kamu ketuk 3x sambil menyebut nama “Hanako”. Konon Hanako akan menjawab dan membuka pintu kamar mandi, kamu nanti akan melihat sosok seorang gadis dengan rambut sebahu, memakai rok merah akan berdiri di depan toilet.

Hati-hati kalau kamu sedang berada di dalam toilet, mungkin saja di sebelah toilet-mu yang kosong, bisa saja tiba-tiba terdengar suara guyuran air atau suara anak perempuan yang sedang bernyanyi-nyanyi kecil. Kalau hal ini terjadi, segera keluar dari toilet, kalau tidak kalia tidak akan bisa keluar dan seterusnya akan menemani si Hanako yang kesepian.

Hanako sebenarnya adalah arwah penasaran yang bunuh diri karena di kucilkan oleh teman-teman sekelasnya. Dia tidak pernah diajak bermain oleh temen-temannya, bahkan tak pernah diajak bicara sekalipun. Teman-temanya sering jahil kepadanya, tidak satupun diantara temen-temennya yang mau menolongnya. Hanako di kelasnya hanya dianggap sampah yang tak berguna, Hanako menjadi seorang anak yang pendiam.

Ada juga versi lainnya yaitu, dikatakan bahwa Hanako saat itu sedang bermain petak umpet bersama temen-temennya di sekolah, dia lalu bersembunyi di dalam toilet. saat itu tiba-tiba ada pesawat tempur membom sekolah, saat Hanako sedang bersembunyi. Hanako ingin membuka pintu toilet tapi tidak bisa karena tertimbun runtuhan bangunan bekas bom itu. Akhirnya Hanako terbakar bersama bagunan sekolah itu tanpa sisa.

Setelah Hanako mati, arwahnya penasaran dan dia menjadi “Toire no Hanako” Hanako si hantu penunggu toilet (kamar mandi). Hanako menunggu seseorang untuk masuk ke toilet miliknya. Hiz…

Copyright © 2009 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.


:¦ MYTH ¦:

Legenda Jepang
Hainu
Hainu : Winged Dog

Hainu, Anjing bersayap ini merupakan mahluk populer di kota Chikugo di Prefektur Fukuoka, dan konon kabarnya, anjing itu sendiri dikubur di bawah batu monumen di dekat stasiun kereta api yang disebut Hainutsuka (winged dog mound). Dua kisah yang bertentangan tentang asal-usul hantu anjing bersayap ini.

Menurut versi cerita yang pertama, yang tertulis dalam Chikugo Kokorogashi pada tahun 1777, anjing bersayap adalah makhluk yang sangat berbahaya dan ganas yang kerap memangsa manusia dan hewan ternak. Ketika Toyotomi Hideyoshi memulai ekspedisi di Kampanye Kyushu 1587, mencari daerah jajahan untuk menaklukkan pulau, seekor anjing berdiri di tengah jalan dan menyerang Hideyoshi. Anjing tersebut harus dibunuh, dia bertarung dengan anjing itu dan memenangkan pertarungan. Hideyoshi begitu tertarik dengan keberanian anjing tersebut, dan ia mendirikan sebuah tugu peringatan untuk mengenang anjing tersebut.

Menurut versi cerita yang kedua, anjing ini adalah hewan peliharaan kesayangan Hideyoshi yang tewas tepat dimana batu monumen Hainutsuka berada. Untuk versi yang kedua ini ada beberapa bukti sejarahnya. Gambaran mengenai anjing bersayap yang berasal dari cerita rakyat Chikugo ini mungkin didasarkan pada ketangkasan anjing ini. Sedangkan kemungkinan yang sebenarya bahwa anjing bersayap hanya imaginasi orang-orang pada waktu itu… bisa saja sebenarnya hanya anjing peliharaan biasa…

City of Chikugo: Hainu Densetsu and Hainu Densetsu to Hainu no Tsuka

Lokasi kemunculan Hainu :

                                                                                                                                     

Copyright © 2009 niwaexia@hellokitty.co.id
All rights reserved.